detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 15 Jul 2018 19:50 WIB

Gagal Raih Emas di Kejuaraan Dunia, Ini Kata Pelatih Timnas Paralayang

Mochamad Solehudin - detikSport
Foto: Muhammad Aminudin/detikSport Foto: Muhammad Aminudin/detikSport
Kota Batu - Tim nasional Indonesia gagal meraih medali emas dalam Paragliding Accuracy World Cup 2018 atau Kejuaraan Dunia Paralayang di Kota Batu. Evaluasi dilakukan.

Indonesia harus puas menjadi runner-up untuk kategori overall, putri dan beregu dalam kejuaraan di Gunung Banyak, Minggu (15/7/2018). Tiga emas direbut Thailand.

"Ini memang momen dramatis bagi atlet timnas paralayang dan keberuntungan tengah berpihak kepada lawan," ungkap Kepala pelatih Timnas Paralayang Indonesia, Gendon Subandono, ditemui detikSport di Hotel Kartika Wijaya Jalan Panglima Sudirman, Kota Batu, Minggu (15/7/2018).



Hasil ini, kata Gendon, menjadi hal biasa bagi sebuah tim dalam mengarungi sebuah kejuaraan. Masih ada waktu untuk berbenah.

"Tetapi kami tidak takut, meski musuh atau lawan yang kali ini beruntung. Tentunya kita lakukan evaluasi, kita juga sedang memproyeksi siapa saja yang masuk tim inti, mereka akan dibawa ke Asian Games mendatang," dia menambahkan.

Bagi dia, PGAWC digelar bersamaan dengan Asian Cup seri ke-3, bukan menjadi patokan. Namun, Asian Cup yang menentukan poin dari para atlet nasional menjadi tolak ukur kesiapan menghadapi Asian Games.

"Kalau PGAWC ya begitu, tetapi patokan kami adalah Asian Cup. Dari perolehan poin, kita masih unggul. Terutama beregu putri, kalau pria memang bersaing cukup keras dengan Thailand," dia manambahkan.


(fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×