detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 16 Jul 2018 15:59 WIB

Sebulan Jelang Asian Games, Atlet Jalani Vaksinasi Influenza

Mercy Raya - detikSport
Foto: Mercy Raya/detikSport Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan vaksinasi influenza bagi atlet Indonesia menuju Asian Games 2018. Sebagai lanjutan sosialisasi pada Maret.

Pelaksanaan vaksinasi berkerjasama dengan Pusat Pengembangan IPTEK dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP ITKON) sebagai UPT Kemenpora, Satuan Tugas Imunisasi Dewasa PBPAPDI dengan Sanofi Pasteur Indonesia di Audiotorium Wisma Kemenpora, pada Senin (16/7/2018).

Hadir sejumlah atlet dari beberapa cabang olahraga yang tengah pemusatan latihan di Jakarta. Seperti, angkat besi, sepakbola putri, atletik, basket, dan balap sepeda.



"Ini adalah vaksin kuadrivalen, jadi ada empat jenis strain virus, virus influenza A ada dua strain, dan virus influenza B ada dua strain. Ini tidak masuk doping," kata Dr. Haryono dari PP ITKON, di sela-sela vaksinasi.

"Vaksin ini akan bekerja setelah dua minggu setelah penyuntikan dan bertahan selama satu tahun. Nah, setelah itu baru bisa suntik lagi," tuturnya.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Mulyana, mengatakan kegiatan ini penting mengingat atlet akan segera bertanding di Asian Games. Hanya memang untuk tahap pertama, Kemenpora melakukan kerjasama dengan Filipina. Ada enam cabang yang ikut dalam kegiatan itu. Total atlet ada 120 orang.

"Ini kan atas bantuan dan kerjasama dengan Filipina. Tentu ini kami sambut baik, setelah ini kami lakukan bagi cabor lain. Jadi bertahap," kata Mulyana.

"Tapi jangan juga sampai ganggu atlet latihan. Bisa saja ini dilakukan lagi dua pekan berikutnya tapi kami harus tanya atletnya juga karena jangan sampai pengaruh ke latihannya. Sebab, setelah ini ada masa inkubasi. Khawatir malah meriang, jadi malah bahaya."



I Ketut Ariana menganggap kegiatan vaksinasi ini sangat penting untuknya apalagi dia sering mengalami influenza.

"Saya pribadi vaksinasi ini penting karena sering flu juga. Angkat besi itu kan intesitas latihannya semakin mendekati pertandingan semakin tinggi. Bahkan sekarang sedang meningkat banget, nanti setelah dua pekan menjelang pertandingan intensitasnya mulai turun," kata Ketut yang mengaku baru sekali divaksin oleh Kemenpora ini.

"Kegiatan ini bagus karena menjelang pertandingan biasanya ada saja masalahnya. Entah panas, pilek, karena jelang pertandingan ada penurunan berat badan sehingga daya tahan tubuh ikut menurun. Jadi positif banget," dia menambahkan.


(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed