detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 18 Jul 2018 20:48 WIB

Api India dan Mrapen Menyatu, Tandai Kirab Obor Asian Games Dimulai

Noval Dhwinuari Antony - detikSport
Wapres JK menerima api obor Asian Games 2018 dari Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India dan api abadi Mrapen. (Noval/detikSport) Wapres JK menerima api obor Asian Games 2018 dari Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India dan api abadi Mrapen. (Noval/detikSport)
Jakarta - Api dari New Delhi dan Mrapen disatukan di Prambanan, Yogyakarta oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Aksi itu menandai kirab obor Asian Games 2018 dimulai.

Wapres JK menerima api obor Asian Games 2018 yang sduah merupakan penatuan api yang diambil dari Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India itu dari legenda bulutangkis, Susy Susanti, dan api abadi dari Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah, yang dibawa mantan petenis nasional, Yustedjo Tarik.

Prosesi itu digelar pada Torch Relay Concert di Lapangan Brahma, Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/7/2018). Saat menerima api, JK didampingi Menko PMK Puan Maharani.

Api obor yang diterima JK diserahkan kepada atlet bulu tangkis asal Yogyakarta, Kinarsih, sebagai perwakilan dari atlet Indonesia. Api obor yang diterima itulah yang akan berkeliling Indonesia.



"Tentu untuk memperlihatkan kemampuan kita baik dalam pembangunan infrastruktur olahraga, kemampuan kita mengorganisasi, dan insyaallah kemampuan kita berprestasi dalam berolahraga. 3 hal tersebut adalah sangat penting," ujar JK dalam sambutannya.

"Pada malam ini kita akan memulai Kirab Api Asian Games, yang telah digabungkan api dari India sebagai pelaksana Asian Games yang pertama, dan api dari Indonesia yang tentunya memberikan kita semangat," dia menambahkan.

JK memaknai api sebagai semangat. Makanya, api tersebut memberi simbol semangat bangsa Indonesia menyelenggarakan Asian Games 2018.

"Memberikan kita semangat, supaya ini semua melatih kita bahwa hanya lah dengan jiwa yang membara kita akan sukses dalam penyelenggaraan Asian Games dan juga prestasi olahraga tersebut," tuturnya.

Major Dhyan Chand National Stadium, India dipilih sebagai tempat diambilnya api obor Asian Games. Karena, India merupakan tuan rumah pertama dari Asian Games pada tahun 1951. Susy yang mengambil api obor Asian Games 3018 di India.

Api dari India itu awalnya diinapkan di Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta. Api Abadi dari itu India itu disatukan dengan api dari Indonesia yang diambil dari Mrapen, Jawa Tengah pada acara konser pelepasan resmi Asian Games Torch Relay di Candi Prambanan malam ini.



Sementara itu, pengambilan Api Abadi Mrapen telah dilakukan oleh Menko PMK Puan Maharani. Api Abadi Mrapen merupakan fenomena geologi sumber api yang keluar dari perut bumi dan tidak pernah padam meski diguyur hujan.

Api Mrapen itu lah yang dipertemukan dengan Api Abadi dari India melalui satu seremoni penyalaan kirab obor atau torch relay Asian Games 2018 di Candi Prambanan.

Konser Kirab Obor ini didukung dengan hadirnya 45 perwakilan negara peserta Asian Games 2018, serta para atlet dan artis ternama Indonesia.

Konser ini menandai Candi Prambanan sebagai titik Nol awal perjalanan Api Obor Asian Games sebelum dibawa oleh para pelari kirab obor melewati 18 Propinsi, 54 kota, dan 64 titik dalam 35 hari sejauh 18 ribu kilometer. Kirab obor selama satu bulan penuh tersebut akan melibatkan ribuan masyarakat setempat.

Kirab obor diawali dengan mengelilingi Kota Yogyakarta, dan akan berlanjut menuju kota Solo. Selanjutnya kirab obor akan melintasi tempat-tempat yang menjadi destinasi wisata Indonesia. Acara itu sekaligus menandai Asian Games 2018 digelar satu bulan lagi.

(nvl/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×