detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 18 Jul 2018 22:04 WIB

Lomba Lari Relai Marathon Akan Bergulir di Kudus

Mercy Raya - detikSport
Lari Relai Marathon Kudus. (Foto: Mercy Raya/Detikcom) Lari Relai Marathon Kudus. (Foto: Mercy Raya/Detikcom)
Jakarta - Lomba lari relai marathon akan bergulir pada 21 Oktober. Ajang lari pertama yang digelar di Kudus ini juga menawarkan sport tourism.

Co Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com selaku penyelenggara, Geary Undarsa, mengatakan awal terbesit rencana digelarnya lomba lari ini karena melihat dari peningkatan adanya sport tourism di daerah-daerah. Namun, dia ingin yang berbeda dari kebiasaan, maka dipilihlah jenis lomba lari ekiden.

Ekiden merupakan lomba lari estafet beregu dengan empat peserta yang berasal Jepang.

"Jika kami menggelar lomba lari marathon biasa, di Indonesia sepertinya sudah mulai banyak. Kami ingin sedikit berbeda dengan Bali Marathon yang sudah mendunia, jadi kita mencari sesuai yang unik, yang bisa menjadi icon ke depannya. Makanya dipilih relay marathon ini," kata Gaery dalam jumpa persnya yang bergulir di XXI Lounge, Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Berangkat dari pertimbangan yang sama pula, lokasi lomba yang dipilih yaitu Kudus, Jawa Tengah.

"Tentu kami juga ingin mencari daerah yang tidak biasa. Kudus ini punya kultural, kuliner, religi, dan industrial yang bagus. Tapi airport saja tidak ada. Makanya kami ingin mengembangkan Kudus sebagai kota yang pas untuk sport tourism," ucapnya.

Kudus Relay Marathon 2018 akan melombakan beberapa kategori. Selain, relay marathon (Ekiden) jarak 42,195 km, juga ada lomba half marathon (21.1 km), 10 K, 5K, dan Kids Fun Run.




"Dengan kategori yang bervariasi tentu target kami ada 5.500 pelari yang mendaftar," sebut Direktur runID, Bertha Gani, dalam kesempatan yang sama.

Namun untuk pelari elit nasional, dia belum bisa memastikannya. Sebab, pendaftaran baru dibuka. "Untuk pelari elit nasional kami belum memastikan. Tapi kami berharap semua bisa ikut," tuturnya.

Ajang ini akan menggaet legenda bulutangkis Hariyanto Arbi untuk ikut meramaikan perlombaan. Sebagai atlet kelahiran Kudus, Arbi bangga sekaligus tak sabar untuk tutur serta.

"Saya gembira sekali karena Kudus kota kelahiran saya. Ini pertama kalinya saya mengikuti lomba lari seperti ini. Dulu saya pernah ikut race tapi khusus nomor 5 km. Itu pun kebanyakan jalan," ungkap Arbi kemudian tertawa.

"Tapi saya pastikan ikut cuma nomor apa belum ditentukan. Saya akan ajak kakak-kakak saya dan legenda bulutangkis lainnya yang asli kota Kudus untuk memeriahkan. Kalau saya lari sendiri kan mungkin tidak kuat. Ya, semoga banyak yang ikut karena selama ini Kudus dikenal sebagai kota bulutangkis. Padahal banyak potensi lainnya. ," dia mengharapkan.




(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×