Bukti Nuansa Sport Islami pada Internasional

POSPENAS III

Bukti Nuansa Sport Islami pada Internasional

- Sport
Jumat, 29 Jul 2005 20:10 WIB
Jakarta - Jika Islamic Solidarity baru digelar untuk pertama kalinya pada April 2005, justru Indonesia lewat POSPENAS sudah lebih dulu menggelar sport Islami sejak 2001. Bertempat di Arab Saudi pada April lalu digulirkan untuk pertama kalinya Islamic Solidarity. Indonesia dengan atlet-atlet putranya turut berpartisipasi di event yang di bawah naungan Islam Solidarity Sport Federation (ISSF) tersebut. Uniknya, di Indonesia sendiri event olahraga yang bernuansa Islami sudah lebih dulu digelar lewat ajang Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren tingkat Nasional sejak tahun 2001 lalu.POSPENAS I dilaksanakan di Indramayu, Jawa Barat kemudian dilanjutkan POSPENAS II di Palembang, Sumatra Selatan. Demikian diceritakan oleh Deputi Pemberdayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Djohar Arifin Husin yang juga menjabat sebagai Wakil Pimpinan ISSF kepada detiksport, Jumat (29/7/2005). "POSPENAS III akan menjadi ajang pembuktian kalau Indonesia sudah lebih dulu memulai turnamen olahraga yang bersifat Islami, walau Indonesia sendiri bukanlah negara Islam," ujar Djohar. POSPENAS III ini akan digelar di Medan, Sumatra Utara. Menelan biaya Rp 6,8 miliar mempertandingkan 12 cabang olahraga dan 5 cabang seni. Untuk cabang olahraga diantaranya adalah atletik, voli, basket dan sepakbola. Sedangkan kaligrafi, qasidahan, puitisasi Al-quran di antara yang termasuk cabang seni.Kemudian, agar dunia internasional mengetahui kalau di Indonesia sudah ada multievent olahraga bernuansa Islami, pihak penyelenggara akan mengundang duta-duta besar negara sahabat dan pihak ISSF. POSPENAS III ini rencananya akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads