Tim Jelajah Sepeda Nusantara 2018 Tiba di Sulsel

Tim Jelajah Sepeda Nusantara 2018 Tiba di Sulsel

Muhammad Bakri - Sport
Selasa, 24 Jul 2018 23:37 WIB
Tim Jelajah Sepeda Nusantara 2018 Tiba di Sulsel
Foto: Moehammad Bakrie/detikSport
Maros - Setelah menempuh perjalanan sekitar 28 hari dari beberapa provinsi di Kalimantan, tim jelajah sepeda nusantara akhirnya tiba di Sulawesi Selatan. Misi utama mereka, mempromosikan Asian Games 2018 yang akan dihelat Agustus.

Kedatangan mereka disambut meriah oleh komunitas sepeda dan Pemerintah Kabupaten Maros di rumah jabatan Bupati dengan upacara adat. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju Sulawesi Barat.

Rombongan jelajah nusantara ini diikuti 15 orang peserta yang terdiri dari perwakilan beberapa provinsi di Indonesia. Selain atlet sepeda profesional, salah seorang pesertanya dari kalangan ibu rumah tangga. Ia berasal dari provinsi Lampung dan terpilih mewakili daerahnya dalam penjelajahan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Saya bukan atlet sepeda, saya hanya ibu rumah tangga biasa. Tapi memang tiap hari berkatifitas itu dengan sepeda, seperti ke pasar dan mengantar anak. Saya juga sering ikut gowes bersama komunitas sepeda di daerah saya," kata Heni Kurniasih, asal Lampung, Selasa (24/7/2018).

Wanita kelahiran 1977 ini, mengaku sangat didukung oleh suami dan dua orang anaknya, sekalipun harus berpisah selama lebih dari dua bulan. Namun, selama perjalanan, Heni selalu berkomunikasi dengan suami dan anaknya. Ia juga merasa bangga bisa menjadi salah seorang peserta di penjelajahan bersepeda yang merupakan hobinya.

"Mereka sangat mendukung saya. Kalau dibilang kangen, ya pastinya. Makanya sepanjang perjalanan saya selalu kontak mereka di sela istirahat. Lumayan berat medannya, apalagi saat di Kalimantan, cuacanya sangat panas karena daerah tambang," lanjutnya.


Selain Heni, ada juga peserta yang tak kalah semangatnya. Meski usianya sudah menginjak 54 tahun, Dede Supriatna asal Bandung, Jawa Barat, mengaku masih bersemangat mengikuti jelajah nusantara dengan sepedanya. Ia mengaku tak kelelahan selama dalam perjalanan, walau harus mengayuh sepeda sejauh 150 km perhari.

"Kita start itu mulai dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Rata-rata jarak tempuh perhari itu sekitar 150 km. Tapi setiap 20 km, kita istirahat dan disiapkan suplai makanan dan minuman. Untuk jaga stamina memang harus disiplin waktu terutama istirahat," kata Dede Supriatna.

Sebelumnya tim ini dilepas oleh Kemenpora di Entingon, Kalimantan Barat, Sabtu (30/6) lalu. Rencananya, tim ini akan menjelajahi pulau Sulawesi mulai dari Maros, Sulawesi Selatan hingga Manado, Sulawesi Utara. Dari sana, mereka akan bertolak ke Pulau Jawa lalu menyeberang di Bali dan finis di Denpasar pada 19 September.


(rin/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads