Daud Yordan Hadapi Petinju Venezuela Awal November

Mercy Raya - Sport
Kamis, 09 Agu 2018 19:37 WIB
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
Jakarta - Daud 'Cino' Yordan akan kembali naik ring dalam waktu dekat. Dia akan menantang Jorge Linares dalam perebutan gelar World Boxing Asia kelas ringan.

Rencana pertarungan tersebut disampaikan Bos Mahkota Promotion, Raja Sapta Oktohari, di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis (9/8/2018).

"Daud sudah siap melawan Linares. Kemarin Linares juara dunia kelas 1 dan mau naik super champions tapi kalah saat bertarung lawannya. Saat ini dia rangking satu dan Daud rangking dua. Jadi Daud mengincar Linares untuk sama-sama memprebutkan gelar juara dunia yang kosong. Kelas WBA," kata Oktohari.

Meski waktu sudah dipilih, venue tarung belum diputuskan hingga kini. Tapi kemungkinan besar tidak akan digelar di Indonesia.



"Tandingnya belum tahu masih dibidding. Kemungkinan besar di luar Indonesia, awal November ini," ucap dia.

Untuk memantapkan persiapan, Mahkota Promotion akan mengirim petinju berusia 30 tahun itu ke Spanyol akhir Agustus nanti. Dalam kesempatan yang sama, Daud mengungkapkan antusiasnya menghadapi laga tersebut.

Daud Yordan akan naik ring awal NovemberDaud Yordan akan naik ring awal November Foto: Mercy Raya/detikSport


"Saya itu dari SMP sudah melihat Linares sebagai petinju. Nah, sekarang saya berhasrat untuk menghempas Linaris," kata Daud.

Optimisme petinju asal Sukadana itu semakin besar lantaran Linares bukan tipikal petinju cepat.



"Linares tipe petarung yang tidak bisa menghadapi lawan yang menggempur terus. Dan itu tipikal saya banget. Lawan tipe teknis, jadi kalau dihadapi dengan gempuran. Dia akan kesulitan dan dia selalu kalah dengan tipe yang seperti saya," katanya.

"Saya kira dengan waktu singkat ini, apalagi dia baru ganti kepelatihan. Dia adaptasi dengan pelatihan saja sulit, apalagi adaptasi dengan strategi yang baru. Tentu itu jadi keuntungan untuk saya," tambahnya.

"Saya berharap tidak sampai 12 ronde. Kalau di bawah tiga, kami masih sama-sama segar. Tapi kalau di atas ronde lima tentu sudah kesulitan dan lemah sebelumnya. Jadi saya manfaatkan di atas ronde lima. Tapi nanti strategi tim kepelatihan juga seperti apa, saya tinggal menyesuaikan." (mcy/din)