detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 23 Agu 2018 12:45 WIB

Terciduk! Parkir Liar, Motor-motor Volunter Asian Games 2018 Diangkut

Raja Adil Siregar - detikSport
Foto: Raja Adil Siregar/detikSport
Palembang - Razia parkir liar dilakukan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan. Ada sekitar 700 kendaraan diangkut, mayoritas milik volunter Asian Games 2018.

Dari pantauan detikSport di lokasi, Kamis (23/8/2018), razia aparat gabungan ini pertama-tama dilakukan di stasiun LRT Jakabaring. Sebelum razia, terlihat ada ratusan kendaraan terparkir tepat di bawah tangga stasiun LRT.


Terciduk! Parkir Liar, Motor Volunter Asian Games 2018 Ikut DiangkutFoto: Raja Adil Siregar/detikSport


Tanpa basa-basi, petugas gabungan langsung mengangkut seluruh kendaraan menggunakan dua unit mobil derek. Dari catatan Dishub, motor-motor itu di antaranya milik volunter dan pegawai di stasiun LRT.

Razia yang awalnya berjalan lancar, tiba-tiba riuh lantaran seorang anggota Patwal Lantas Polda Sumsel datang dan marah-marah. Polisi berseragam lengkap itu tak terima ada kendaraan teman-temannya yang diangkut.

Kabid Oprasional dan Lalu Lintas Dishub Palembang Martha Edison bersikeras tak pandang bulu saat melihat kendaraan melanggar aturan. Terutama di kawasan Jakabaring yang harus steril dari parkir liar.

"Ini merupakan upaya penertiban Satgas gabungan, semua yang terparkir di jalan protokol kita angkut," kata Martha saat menggelar razia.


Terciduk! Parkir Liar, Motor Volunter Asian Games 2018 Ikut DiangkutFoto: Raja Adil Siregar/detikSport


"Sekarang total ada sekitar 700 kendaraan, baik itu milik TNI, Polri, PNS dan pegawai stasiun. Tapi ini saya lihat mayoritas milik volunter," ucapnya.

Sebelum razia, Martha mengaku sudah lebih dulu memberikan imbauan agar tidak parkir di bawah stasiun. Terutama di trotoar karena menjadi akses khusus bagi pejalan kaki dengan menyebarkan spanduk 'Dilarang Parkir'.

"Ini kan jelas pelanggarannya, ini trotoar kenapa dipakai untuk parkir," kata Martha memarahi pegawai LRT yang protes larena motornya diangkut.

"Kalau pakai parkir nanti pejalan kaki lewat mana, tak mungkin dibiarkan. Apalagi volunter dan petugas LRT masa nggak tahu aturan. Kamu petugas stasiun, seharunya kamu beri contoh, jangan parkir di sini. Coba ini dilihat, ada tidak tulisan dilarang parkir di trotoar dan stasiun. Kalau kamu ngotot, mana identitas kamu, biar saya lapor ke atasan kamu," ucapnya tegas.

Meskipun banyak yang protes saat razia digelar, 2 unit mobil derek terlihat tetap bekerja dan mengangkut seluruh motor yang terparkir. Bahkan kendaraan roda 4 juga ikut digembok.

"Ini demi kelancaran Asian Games, tidak boleh ada parkir liar di sepanjang akses Inasgoc atau jalan protokol. Hari ini kita bina mereka dan motor dipindahkan ke Media Center di Dekranasda, tapi kalau besok masih parkir lagi akan kita tilang," katanya.


Terciduk! Parkir Liar, Motor Volunter Asian Games 2018 Ikut DiangkutFoto: Raja Adil Siregar/detikSport


Sementara, Kasub Satgas Kantong Parkir Asian Games 2018 dari Ditlantas Polda Sumsel AKBP Lisbeth DS mengatakan pihaknya sudah menyediakan kantong-kantong parkir di sekitar JSC.

"Kita sudah siapkan kantong parkir bagi masyarakat yang mau nonton di pintu 1, 2 dan 3. Jadi masyarakat bisa parkirkan kendaraan di sana. Ada di Dekranasda, lahan BPJS dan lokasi Festival Sriwijaya," kata Lisbeth.

"Kalau masih ada yang bandel nanti kita panggil, khusus untuk anggota yang dia tetap melanggar nanti kita anev (analisa dan evaluasi --red) dan beri tindakan. Karena sebelum Asian Games sudah kita kasih tahu bahwa tidak boleh ada motor parkir di badan Jalan," ucapnya menegaskan.


Terciduk! Parkir Liar, Motor Volunter Asian Games 2018 Ikut DiangkutFoto: Raja Adil Siregar/detikSport


(krs/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com