detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 30 Agu 2018 20:15 WIB

Catatan-Catatan Spesial dari Perak Lalu M Zohri dkk di Estafet 4x100 M

Femi Diah - detikSport
Sukses meraih perak, Indonesia juga catatkan rekor spesial di estafet 4x100 putra.  (Grandyos Zafna/detiksport) Sukses meraih perak, Indonesia juga catatkan rekor spesial di estafet 4x100 putra. (Grandyos Zafna/detiksport)
Jakarta - Indonesia membukukan hasil luar biasa pada lari estafet 4x100 meter putra di Asian Games 2018. Berhasil meraih medali perak, Lalu Muhammad Zohri dkk. sekaligus mengukir catatan spesial.

Menurunkan empat sprinter terbaik nasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (30/8), Indonesia finis di urutan kedua dengan catatan waktu 38,77 detik. Merah Putih cuma kalah dari Jepang yang membukukan waktu 38,16 detik.

Peringkat ketiga pada persaingan itu diisi oleh China. Mereka membuat catatan waktu 38,89 detik.




Dengan torehan waktu yang dibuat itu, Indonesia sekaligus berhasil memecahkan rekor nasional (rekornas). Rekor itu dibuat Indonesia sehari sebelumnya lewat tim yang sama saat tampil di babak kualifikasi. Lalu dkk. membukukan waktu 39,03 detik.

Selain itu, kuartet sprinter terbaik Tanah Air itu menjadi yang pertama meraih perak--sebagai raihan terbaik di nomor lari estafet 4x100 m--sejak Asian Games 1966.

Artinya, prestasi apik itu kembali terulang setelah 52 tahun. Waktu itu, tim lari estafet 4x100 m diperkuat oleh Sugiri, Supardi, Wahjudi, dan Jootje Oroh.

Perak itu menjadi medali ketiga Indonesia dari atletik pada Asian Games 2018 ini. Sebelumnya, perak dipersembahkan oleh Emilia Nova dari 100 meter lari gawang putri dan perunggu oleh Sapwaturrahman di lompat jauh putra.





Saksikan juga video 'Lalu M Zohri cs Sumbang Perak di Estafet 4 x 100 Meter':

[Gambas:Video 20detik]

(fem/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com