detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 03 Sep 2018 20:57 WIB

Asian Games Sukses, Pemerintah Akan Naikkan Anggaran Pelatnas

Mercy Raya - detikSport
Pemerintah bakal naikkan anggaran untuk olahraga (Agung Pambudhy/detikSport)
Jakarta - Asian Games 2018 dinilai sukses memberi dampak positif bagi pembinaan cabang olahraga. Pemerintah berencana menaikkan alokasi anggaran untuk olahraga.

Indonesia berhasil meraih peringkat empat terbaik di multievent negara-negara Asia. Merah Putih mencetak sejarah dengan merebut 31 medali emas, 24 medali perak, dan 43 medali perak. Kesuksesan ini melebihi target awal pemerintah yakni 16 medali emas.

Atas keberhasilan itu pemerintah berencana menambah anggaran untuk olahraga Indonesia. Penambahan diharapkan bisa memberi dampak lebih apalagi Indonesia akan bersiap menuju multievent yang lebih besar yaitu Olimoiade 2020. Meski belum ada penyebutan secara detail berapa peningkatannya.





"Tambahan anggaran sudah dialokasikan ke Kemenpora sebagai kuasa pengguna anggaran. Itu sudah kami bicarakan jauh sebelum Asian Games 2018. Apalagi jika Indonesia sudah berprestasi seperti ini, artinya ini harus jadi perhatian pemerintah dan cabor untuk melihat potensinya atlet bisa ikuti event internasional dan sekarang lagi mapping," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, dalam jumpa pers di kantornya, Senin (3/9/2018).

Puan menuturkan penambahan ini juga sekaligus menjaga momentum kebangkitan olahraga Indonesia. Hanya memang diperlukan roadmap untuk olahraga agar pemberian anggaran tidak hanya untuk atlet elit tapi juga pelapisnya.

"Ini momentum kebangkitan olahraga jadi perlu ada road map yang jelas. Jadi tidak hanya atlet elite saja yang berada di puncak tapi pembinaan sekarang yang perlu kami lakukan. Kita dorong cabor dan KONI yang tahu daerah mana yang punya potensi anak-anak muds yang jago dan berbakat dari cabang olahraga," sambungnya.




"Contohnya basket. Jadi mulai rekruitment anak daerah, pelatnas dll. Kemudian akan nanti dilakukan koordinasi Kemenpora dan KONI karena pembibitan itu tak mudah dan butuh waktu panjang. Dari kecil harus dilakukan pencarian bakat."

Sementara itu, Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto, mengatakan sangat memungkinkan untuk anggaran dibuat jangka panjang (multiyears) agar pelatnas cabor bisa dilakukan secara berkesinambungan.

"Multiyears bisa dilakukan karena di INASGOC juga dilakukan. Memang persyaratannya ketat tapi bukan tidak mungkin. Terima kasih kepada Presiden gegara Perpres nomor 95 peningkatan prestasi olahraga nasional, atlet tidak gaduh lagi, gaji tidak terlambat lagi, begitu juga peralatan, karena sekarang sudah digelontorkan sehingga tempo hari tugas CdM tinggal minta ke cabor target sekian-sekian. Jadi tidak ada cerita keluhan. Pola ini akan diteruskan ke road map yang lebih baik lagi," tandas Gatot.





(mcy/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com