Kejurnas Voli Tanpa Sumut
Kamis, 11 Agu 2005 04:14 WIB
Jakarta - Kejurnas Voli Antar-Pengda harus kehilangan satu pesertanya yang biasa dijagokan dalam pertarungan. Sumatera Utara memutuskan mengundurkan diri. Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menyayangkan mundurnya tim Sumatera Utara (Sumut) putra pada Sampoerna Hijau Kejurnas Voli Antar-Pengda yang akan digelar di Magetan, Jawa Timur pada 27 Agustus hingga 3 September mendatang."Sumut adalah kekuatan voli di luar Jawa yang layak diperhitungkan, di samping Bali. Mereka tim yang kuat. Sangat disayangkan bila mereka tidak ambil bagian dalam kejurnas nanti. Padahal, Pengda PBVSI Sumut selama ini aktif dalam setiap event nasional," ujar Sekretaris Umum PP PBVSI Purnama S Yamil kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/8/2005).Menurutnya, Sumut memang belum memberi tahu secara resmi (melalui surat) mengenai akan tampilnya daerah itu pada kejuaraan berhadiah Rp 37,5 juta tersebut. Pernyataan kesanggupan tampil di Magetan hanya lisan. Namun, ketika dihubungi PP PBVSI, Selasa (9/82005) lalu, salah seorang pengurus mengatakan bahwa Sumut tidak jadi tampil.Meskipun ada yang mengundurkan diri, kejuaraan itu tetap dibanjiri peserta. Hingga hari terakhir pendaftaran, Selasa (9/8), total peserta di bagian putra 14 daerah, sedangkan di bagian putri 10 daerah. "Ada daerah yang sejak lama komitmen akan tampil. Dan ternyata mereka tetap memegang komitmennya meskipun di hari terakhir pendaftaran baru memberikan keputusan," katanya.Ke-14 tim tersebut, adalah Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan yang memberikan konfirmasi di hari-hari terakhir pendaftaran. Daerah-daerah lainnya yang akan berlaga, yaitu Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Bali.Tim putri yang sudah memastikan berlaga pada kejuaraan itu, adalah NAD, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur.Dalam kejuaraan tersebut, semua pemain Pelatnas SEA Games XXIII/2005 Filipina tidak diperkenankan tampil. Keputusan itu atas dasar usulan dari pelatih tim nasional. Kejuaraan itu merupakan program di luar Pelatnas. Pelatih tim nasional Li Qiujiang beberapa waktu lalu mengatakan, dirinya takut bila ada pemainnya yang cedera saat mengikuti kejuaraan di luar program Pelatnas.Satu pemain Pelatnas yang menjadi korban dari sebuah kejuaraan, adalah Joni Sugiatno. Joni cedera di pergelangan kakinya saat memperkuat Samator pada Kejuaraan Antar-Klub di Cirebon, awal bulan lalu.Meskipun kota kecil, Magetan mempunyai stadion baru yang megah. Stadion yang diberi nama Ki Mageti itu mampu menampung lebih dari 3.000 penonton. Dipilihnya Magetan karena kota ini memenuhi syarat untuk menggelar kejuaraan bergengsi. Di samping itu, rapat kerja nasional lalu menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah. Fasilitas di luar lapangan stadion itu juga menunjang. Seluruh peserta kejuaraan, dari pemain hingga ofisial akan diinapkan di hotel-hotel di telaga Sarangan, yang merupakan tempat wisata andalan kota itu. (erk/)











































