detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 09 Sep 2018 11:33 WIB

Asian Para Games 2018, Momentum Pemerintah Daerah Peduli Atlet Disabilitas

Amalia Dwi Septi - detikSport
atlet tenis meja disabilitas Risal Assor (Amalia Dwi Septi/detikSport) atlet tenis meja disabilitas Risal Assor (Amalia Dwi Septi/detikSport)
Jakarta - Api obor Asian Para Games 2018 mulai diarak dari Ternate. Diharapkan menjadi momen kebangkitan atlet disabilitas di daerah, utamanya di Maluku Utara.

Api obor Asian Para Games 2018 mulai dinyalakan di Ternate, Minggu (9/9). Api diambil dari Mrapen, Grobogan dan sebelumnya dibawa dari Solo, Jawa Tengah. Menpora Imam Nahrawi yang menyulutkan api lalu diserahkan kepada Ketua Pelaksana INASGOC, Raja Sapta Oktohari.

Pembawa obor pertama yang juga atlet tenis meja disabilitas Risal Assor bangga Ternate menjadi tempat start torch relay Asian Para Games 2018. Dia menyebut momen ini menjadi kebangkitan olahraga bagi disabilitas di Maluku Utara.




"Tentu kami bangga mendapat kepercayaan ini. Apalagi saya menjadi pembawa obor Asian Para Games. Saya berharap obor api ini bisa membakar semangat teman-teman untuk meraih prestasi di ajang tingkat nasional dan internasional," ujar Risal.

Pria yang pernah meraih perunggu di Porcanas Pontianak, Kalimantan Selatan 2008 itu berharap pemerintah Maluku Utara bisa lebih memperhatikan atlet-atlet disabilitas dan pembinaan yang baik. Dia menilai pemprov kurang peduli.

"Kami selama ini hanya dipanggil saat menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) saja. Ke depan, kami berharap Pemprov Maluku Utara mau memperhatikan pembinaan lebih baik lagi sehingga kami bisa banyak berbicara di kancah nasional dan internasional," ujar pria yang juga Sekretaris NPC Kota Ternate ini.

(fem/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed