DetikSport
Rabu 12 September 2018, 14:35 WIB

Oscar De La Hoya Mau Jadi Capres Amerika Serikat di 2020

Doni Wahyudi - detikSport
Oscar De La Hoya Mau Jadi Capres Amerika Serikat di 2020 Oscar de La Hoya berniat jadi Presiden AS di 2020 (Oscar de la Hoya)
Las Vegas - Petinju legendaris Oscar De La Hoya berencana terjun ke dunia politik. Tak tanggung-tanggung, dia berniat maju dalam pencalonan presiden Amerika Serikat 2020.

De La Hoya, 45 tahun, berencana maju dalam pemilihan presiden melalui Partai Demokrat. Dengan nama besar yang dipunya dan dukungan yang akan datang dari pemilih berdarah Meksiko, dia pede dengan ambisinya itu.

"Itu benar," tegas De La Hoya saat ditanya tentang rumor dirinya akan maju dalam pemilihan presiden AS.



"Itulah indahnya negara kita. Jika Arnold (Schwarzenegger) bisa jadi gubernur, jika (Donald) Trump bisa jadi presiden, kenapa tidak seorang keturunan Meksiko-Amerika pemenang medali emas (Olimpiade), sudah berusia lebih dari 35, dan seorang warga negara AS, tidak bisa maju dalam bursa presiden," jelas dia dikutip dari USA Today.

Berjuluk The Golden Boy, De La Hoya punya karier mentereng di atas ring. Dari 45 kali bertanding dia meraih 39 kemenangan (30 di antaranya dengan KO) dan kalah enam kali.

Selain merebut emas Olimpiade 1992, De La Hoya juga menjadi juara di enam kelas berbeda. Termasuk secara bersamaan jadi pemegang sabuk juara di tiga kelas berbeda. Dalam beberapa tahun terakhir dia aktif menjadi promotor tinju dan promotor MMA (Mixed Martial Arts).



Kalau jadi maju sebagai calon presiden, salah satu hal yang akan menjadi penghambat adalah catatan masa lalunya. Oscar de La Hoya pernah kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang yang memaksa dia menjalani rehabilitasi.

"Bersamaan saya bertambah tua, saya bertambah bijak dan bertambah pintar dan pintar lagi," jawabnya menepis keraguan
(din/nds)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed