Ketua Bidang Kompetisi Gantole Telomoyo Cup 2018, Arif Nursilo mengatakan, untuk saat ini telah memasuki penyelenggaraan yang keempat dan setiap tahun diadakan. Kejuaraan Gantole Telomoyo ini telah masuk dalam kalender internasional.
"Ini penyelenggaraan yang keempat kali dan setiap tahun mengadakan. Kejuaraan Gantole Telomoyo Cup sudah masuk kalender internasional kelas 2. Kelas yang dipertandingan hanya dua yakni floter dan open," kata Arif di sela-sela persiapan take off di Puncak Telomoyo, Kabupaten Semarang, Kamis (13/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kejuaraan pada hari ini, kata Arif, untuk kelas floter menempuh jarak 31,7 km dan open menempuh 55,4 km. Untuk landing dilangsungkan di Lapangan Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
![]() |
Dalam kejuaraan hari kedua ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melihat saat take off di Telomoyo dengan ketinggian 1750 mdpl. Ganjar pun mengapresiasi atas terselenggaranya 4th Telomoyo Cup 2018.
"Saya berharap tidak hanya event olahraga, tapi ada event pariwisata, orang bisa jualan terbang dari sini, tandem yuk," kata Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga berharap nantinya bisa dikembangkan menjadi sport tourism. Harapannya dengan menjadi sport tourism bisa mendatangkan dolar.
"Sebenarnya yang kita kawinkan itu, maka saya bilang ini kalau dolar tinggi dari pada kita berdebat soal politik, kita berdebat wisatanya. Bayangkan kalau event seperti ini kita buat dan orang asing datang, kan kita dapat dolar juga," kata dia.
Sementara itu, salah seorang pengunjung Erwin mengaku, terhibur dengan adanya Kejuaraan Gantole Telomoyo 2018. Ia mengaku jika sebelumnya hanya melihat saat landing saja.
"Hari ini saya bisa tahu secara langsung mulai dari persiapan, harness, take off dan terakhir sampai landing. Pemandangan Telomoyo juga keren karena ini baru pertama kali," katanya. (rin/ran)