detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 07 Okt 2018 01:25 WIB

Jokowi Meruntuhkan 'Keterbatasan' di Opening Asian Para Games

Yanu Arifin - detikSport
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo meruntuhkan 'keterbatasan' dalam opening Asian Para Games 2018. Ia menunjukkan bahwa kekurangan bisa menjadi kelebihan. Apa maksudnya?

Presiden Jokowi membuka langsung penyelengaraan Asian Games 2018. Upacara pembukaan berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (16/8/2018).

Usai secara resmi membuka Asian Para Games 2018, yang berlangsung 6 Oktober sampai 13 Oktober, Presiden Jokowi memperlihatkan simbol bagaimana Asian Para Games berlangsung.


Dalam sebuah momen yang didahului dengan gimmick bertemu dengan penyandang disabilitas cilik, Presiden Jokowi bermain panah. Mengenakan atribut lengkap yakni mengenakan tas pinggang pembawa busur, Presiden Jokowi membidik sasaran.

Saat melepaskan anak panah, busur rupanya mengenai hurup 'dis' dari kata 'disability' yang berarti disabilitas (cacat). Huruf yang tersisa pun menjadi 'ability' atau berarti 'kemampuan'.

Pesannya sangat jelas, Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk menyisihkan keterbatasan dan menyulapnya menjadi kemampuan. Simbol yang diperlihatkan itu membuat banyak orang bersorak.


"Jokowi...Jokowi...Jokowi," teriak penonton yang memadati GBK.

Sebelumnya, Presiden INAPGOC Raja Sapta Oktohari menyambut perhelatan Asian Para Games 2018 sebagai ajang unjuk gigi para superhuman, yakni para atlet yang tetap akan berjuang di tengah keterbatasan.

"Sebentar lagi, Kita akan sama-sama menyaksikan para "super humans", para manusia hebat, yang menginspirasi dengan penuh semangat, demi satu tujuan yaitu menang di Asian Para Games 2018..! The Inspiring spirit and energy of Asia," ucapnya dalam sambutan. (yna/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com