detiksport
Follow detikSport
Minggu, 07 Okt 2018 18:45 WIB

Usai Asian Para Games, Ni Nengah Widiasih: Astana Dulu, Tokyo Kemudian

Randy Prasatya - detikSport
Ni Nengah Widiasih meraih medali perak di cabang olahraga angkat berat Asian Para Games. Senyum bahagia pun terpancar di wajah atlet asal Bali itu. Rifkianto Nugroho/detikSport) Ni Nengah Widiasih meraih medali perak di cabang olahraga angkat berat Asian Para Games. Senyum bahagia pun terpancar di wajah atlet asal Bali itu. Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta - Ni Nengah Widiasih belum merencanakan strategi ke Paralympic Games 2020 di Tokyo, Jepang. Dia akan berfokus ke kejuaraan terdekat lebih dulu.

Widi baru saja berhasil merebut medali perak di Asian Para Games 2018 dalam cabang olahraga angkat berat putri kelas 41 kg . Dia membuat angkatan terbaiknya 97 kg dalam perlombaan yang berlangsung di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (7/10/2018).

Ini sekaligus menjadi kejuaraan terakhir Widi di tahun 2017. Selanjutnya, dia bakal tampil dalam Kejuaraan Dunia 2019 di Astana, Kazakhstan.




"Tahun depan saya ada World Champions di Astana. Asian Para Games ini kejuaraan terakhir di 2017 setelah kualifikasi di Prancis dan Jepang tiga minggu yang lalu," kata Widi kepada pewarta.

Dua tahun lagi bakal berlangsung Paralympic di Tokyo, Jepang. Menyoal kejuaraan tersebut, wanita asal Bali itu belum mau menentukan targetnya.

"Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dua tahun nanti. Saya akan berjuang sekeras mungkin untuk memberi yang terbaik untuk Indonesia," kata Widi.

"Ada banyak kejuaraan yang harus lebih dulu dilalui sebelum melihat ke Jepang. Yang pasti saya mau lebih baik dari pencapaian di Rio de Janeiro," ujar dia.




(ran/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed