detiksport
Follow detikSport
Jumat, 12 Okt 2018 20:10 WIB

M Fadli Akan Donasikan Sebagian Bonus untuk Korban Gempa di Palu

Amalia Dwi Septi - detikSport
Foto: Agung Pambudhy/detikSport Foto: Agung Pambudhy/detikSport
Jakarta - M. Fadli Imammuddin diguyur bonus setelah sukses mengoleksi tiga medali di Asian Para Games 2018. Fadli berniat mendonasikan sebagian uang untuk korban gempa dan tsunami di Palu.

Dalam perlombaan di Jakarta Internasional Velodrome, Jakarta, Jumat (12/10/2018), Fadli baru saja merebut medali emas di nomor 4000 meter individual pursuit C4 (tunadaksa). Dia mencatakan waktu 5 menit 3, 605 detik.

Ini merupakan medali ketiga bagi Fadli di Asian Para Games 2018. Sebelumnya, dia mendapatkan medali perak dan perunggu di nomor individual time trial dan road race.




Fadli pun berhak mendapatkan bonus seperti yang sudah dijanjikan oleh pemerintah. Medali emas Rp 1,5 miliar, medali perak Rp 500 juta dan Rp 200 juta untuk medali perunggu.

Fadli berencana menggunakan sebagian uang tersebut untuk korban gempa dan tsunami di Palu. Tak lupa, ia juga berkeinginan ke tanah suci.

"Alhamdulillah pokoknya bonus mau ke tanah suci, umrah. Insya Allah sebagian juga akan saya sumbangkan untuk di Palu karena rekan-rekan saya pebalap banyak banget yang di Palu. Jadi Insya Allah semoga bermanfaat dan berkah buat semua," ujar Fadli usai penyerahan medali.

Jadi Pelopor Para-cycling

M. Fadli bisa dibilang menjadi pelopor di para-cyling. Hanya butuh waktu dua tahun, pebalap asal Bogor itu mendalami balap sepeda.

Soal balapan bukan hal baru bagi dia. M. Fadli adalah pebalap motor sebelumnya. Dia mengalami kecelakaan hingga harus amputasi kaki kiri.

Dia berharap ke depannya para-cycling bisa lebih maju dan melahirkan pebalap-pebalap handal kelas dunia.

"Saya berharap ke depannya tim para-cycling bisa maju karena tim para-cycling masih baru seumur jagung baru terbentuk di 2018. Dulu saya 2017 ikut di Malaysia, tapi belum ada training center itu pun bisa ikut karena ada usaha keras dari coach Puspita untuk bagaimana caranya bisa ikut," katanya.

"Tapi yang resmi di bulan Januari tim para-cycling dibuka mulai dari saya hanya berempat sekarang sudah 14 pebalap. Ke depannya saya berharap maju, banyak lagi pebalap," dia berharap.




(ads/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed