Wapres JK di Penutupan Asian Para Games: Ini Momen Memenangkan Kesetaraan

Femi Diah - Sport
Sabtu, 13 Okt 2018 19:50 WIB
Foto: inetrnet
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan Asian Para Games 2018 resmi ditutup. Ajang itu bukan sekadar mencari kalah menang, namun kemenangan kesetaraan.

Penutupan Asian Para Games 2018 digeber di Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Sabtu (13/10). JK mengapresiasi kerja keras atlet.

"Minggu ini adalah minggu yang bergelora bagi Indonesia dan Asia, minggu bersejarah yang akan selalu dikenang dalam hati seluruh rakyat Indonesia. Selama seminggu penuh kita telah diberikan inspirasi dari semangat para atlet serta upaya hebat mereka untuk mendobrak batas diri dan keluar sebagai pemenang," ujar JK dalam pidatonya.




"Indonesia 2018 Asian Para Games lebih dari ajang olah raga. Lebih dari kompetisi. Lebih dari memenangkan medali untuk negara. Tapi, ajang untuk memenangkan semangat kesetaraan dalam kemanusiaan yang merangkul keberagaman, menghancurkan stigma dan prasangka. Inilah momen penting dalam sejarah bangsa-bangsa Asia," ujar dia.

JK juga puas dengan kinerja panitia penyelenggara (INAPGOC) untuk menggelar agenda itu mulai 6-13 Oktober itu. JK menilai INAPGOC berhasil menjamu 2.888 peserta dari 43 negara, serta 8 ribu penonton, 800 jurnalis, penonton, dan personel keamanan.

"Terima kasih bagi para Atlet yang berpartisipasi. Sepanjang minggu ini anda semua telah menunjukkan bahwa anda jauh lebih kuat, lebih baik dan lebih mampu daripada yang dipikirkan dunia. Kerja keras serta pencapaian luar biasa ini meruntuhkan halangan dan mengubah persepsi terhadap penyandang disabilitas," ujar JK.

"Selamat bagi para atlet yang memenangkan medali maupun yang tidak. Terima kasih karena telah memberikan kami sebuah kompetisi yang menyenangkan. Anda semua adalah pemenang, bukan saja di arena kompetisi, tetapi pemenang bagi kemanusiaan," dia menambahkan.

"Dari apa yang anda telah tunjukkan selama penyelenggaraan Asian Para Games 2018 ini, kita semua telah belajar tentang semangat, determinasi, kerja keras serta persaudaraan," ujar JK.




(fem/nds)