detiksport
Follow detikSport
Jumat, 19 Okt 2018 18:45 WIB

Gagal di Asian Games, Siman Lampiaskan di SEA Games 2019

Mercy Raya - detikSport
Foto: Agung Pambudhy/detikSport Foto: Agung Pambudhy/detikSport
Jakarta - I Gede Siman Sudartawa gagal memenuhi target di Asian Games 2018 2018. Kini, dia mengalihkan fokus ke SEA Games 2019 di Filipina.

Digadang-gadang menyumbangkan medali di nomor andalannya, 50 meter dan 100 meter gaya punggung, Siman gagal meraih medali. Situasi ini sempat membuat dia terpuruk sampai-sampai dia butuh waktu untuk menenangkan diri saat perlombaan usai digulirkan.

Pelatihnya, Albert C. Sutanto, menyebut Siman sampia menangisi hasil negatif itu. Kini, setelah lebih dari satu bulan Asian Games berlalu. Siman bisa rileks.




Malah, Siman menatap kejuaraan renang Jakarta Open Championship, mulai 19-21 Oktober sebagai kejuaraan renang pertama di Stadion Akuatik setelah Asian Para Games 2018.

"Move on sih bisa sih, tapi ya kadang kepikiran, tapi ya sudahlah yang sudah lewat biarkan saja. Next targetnya ya tunggu empat tahun lagi berarti," kata Siman ketika ditemui di Stadion Akuatik, Senayan, Jumat (19/10/2018).

"Saya berusaha berpikir positif. Pokoknya ya next targetnya, tahun depan, SEA Games. Fokus di sana dulu," ujar dia.

Kemenpora sebelumnya mengatakan atlet elit difokuskan untuk multievent level Asia dan kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo. Sementara, level Asia Tenggara diberikan kepada atlet-atlet junior.

"Iya memang betul. Tapi kalau nggak ada SEA Games harus ada turnamen penggantinya, kalau nggak ada ya tetap fokus di SEA Games," kata perenang berusia 24 tahun ini.

"Target saya mungkin kalau kemarin satu emas, tahun depan inginnya dua emas di nomor 100 meter juga dan satu lagi di estafet. Kemarin kan di estafet lumayan kita bisa best time dua detik, tinggal perenangnya masih ada atau enggak," ujar di kemudian tertawa.

Siman menilik dari usia rekan-rekannya di estafet yang sudah berumur. Yakni Glenn Victor dan Triady Fauzi, masing-masing berusia 28 tahun dan 27 tahun.

"Estafet memang waktunya masih Singapura yang pimpin. Di tim kita saja dua orang itu sudah tua. Kalau si Glenn bilang masih ingin lanjut, kalau Triady sih masih bimbang. Sementara pengganti Triady itu waktunya masih jauh. Jadi sebenarnya kami memang masih memerlukan dia," dia menjelaskan.

Dari catatan waktu SEA Games 2017 Malaysia, catatan waktu tim estafet Indonesia 3 menit 40,34 detik. Selisih dengan peraih medali emas dari Singapura 3,12 detik.

"Di perorangan itu waktunya 51 detik, kalau Triady itu 50 kecil, di estafet bahkan bisa 49 kecil. Kalau yang lain itu di estafet paling 50 gede. 1,5 detik marjinnya, itu jauh," kata Siman.




(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed