Indonesia Diminta Jaga Kualitas

Reli Asia Pasifik VI Makassar

Indonesia Diminta Jaga Kualitas

- Sport
Kamis, 25 Agu 2005 14:15 WIB
Jakarta - Kembali menjadi tuan rumah Reli Asia Pasifik putaran VI di Makassar pada 9-11 September mendatang, Indonesia pun diminta untuk menjaga kualitas kejuaraan.Hal ini ditegaskan Asia Pacific Rally Championships Working Group dalam pertemuannya dengan PT Bloedus Management Indonesia (BMI) selaku pihak penyelenggara Reli Asia Pasifik. Dengan kualitas yang tak menurun maka bisa dipastikan event ini akan tetap masuk dalam kalender Asia Pacific Rally Championships (APRC) 2006.Demikian diungkapkan salah satu Direktur PT BMI Irsal Ohorela dan Mufli Udin dalam rilis yang diterima detiksport, Kamis (25/8/2005).Menurut Irsal, pihak APRC yang diwakili oleh pihak dari seluruh negara penyelenggara APRC 2005 ini, meminta agar Indonesia bisa memberikan yang terbaik bagi peserta dalam reli di Makassar nanti."Inti pertemuannya sendiri sebenarnya mengevaluasi event yang sudah berjalan. Dan kabar yang terbaru adalah tahun depan APRC hanya akan digelar di enam negara saja, tidak delapan negara. Karena terjadi pengurangan, maka Indonesia diminta untuk menjaga kuaklitas event di Makassar ini agar tahun depan tetap masuk dalam kalenderAPRC," jelas Irsal.Untuk menjaga kualitas tersebut, Irsan menambahkan, ada empat point yang harus dilakukan oleh panitia di Makassar nanti. Yang pertama adalah unsur keselamatan dan keramanan, kedua promosi atau sosialisasi, ketiga logistik atau kelancaran peserta memperoleh fasilitas dari sistem pengapalan (distribusi mobil), dan terakhir peserta sebisa mungkin mengeluarkan biaya rendah dalam mengikuti event di Indonesia. "Untuk melaksanakan keempat ini, BMI melakukan subsidi dalam bentuk fasilitas seperti kamar untuk menginap peserta, tiket pesawat, pengiriman kendaraan, dan lain-lain. Bahkan, BMI jauh-jauh hari juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait lebih awal agar tidak terjadi biaya tinggi," ujarnya.Sementara mengenai persiapan di Makassar sendiri, Mufli menjelaskan bahwa tak ada masalah yang menganjal. Bahkan dukungan telah mengalir seperti dari gubernur, walikota, Pangdam, Kapolda, bupati-bupati tingkat dua, khususnya Bupati Gowa dan Takalar yang menjadi tempat pelaksanaan perlombaan. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads