Kapolda Sulsel Minta Keamanan Ditingkatkan

Reli Asia Pasifik Putaran VI

Kapolda Sulsel Minta Keamanan Ditingkatkan

- Sport
Rabu, 31 Agu 2005 13:40 WIB
Jakarta - Sistem keamanan penyelenggaraan Gudang Garam Reli Asia Pasifik putaran VI di Makassar, Sulawesi Sel pada 9-11 September mendatang akan ditingkatkan. Hal itu sesuai dengan instruksi Kapolda Sulses, Irjan Pol Saleh Saas saat menerima panitia GG Reli Asia Pasifik putaran VI di kantornya di Makassar, Selasa (30/8/2005) lalu.Seperti dalam rilis yang diterima detiksport, Rabu (31/8/2005), Ketua Tim Survei Poedio Oetojo mengungkapkan pihaknya sudah bertemu dengan Kapolda dan aparat keamanan. Dalam hal ini dari kepolisian siap membantu kelancaran reli bertaraf internasional yang untuk pertama kalinya digelar di Makassar ini."Bahkan, Kapolda dengan aparatnya juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang akan dijadikan arena lomba (Spesial Stage/SS) yaitu di Takalar, Bilili, dan servie arena di Lapangan Syeh Yusuf di Sumbu Minasa," kata Poedio Oetojo.Dalam waktu yang bersamaan, Kapolda juga meninjau tempat-tempat yang dijadikan pendaratan helikopter (helipet). Helipet ini sendiri dibuat untuk membantu sistem tim evakuasi bila terjadi sesuatu (kecelakaan) yang dialami para pereli di saat sedang berlomba.Mengenai berapa besar kekuatan yang akan dikerahkan Kapolda untuk mengamankan reli ini, Poedio menjelaskan kalau pihak kepolisian sedang melakukan pendataan. "Yang jelas, untuk keamanan di SS, kita juga akan memberdayakan sepenuhnya kepada masyarakat setempat melalui karang tarunanya dan didukung oleh pihak kepolisian," ujarnya. Yang menggembirakan, kondisi di Makassar saat ini cukup kondusif dengan animo masyarakat yang sangat antusias.Sedanngkan mengenai sistem komunikasi sendiri, penanggung jawab komunikasi GG Reli Asia Pasifik, Ronny Abeso menjelaskan kalau tengah melakukan survei untuk mencoba jaringan sistem komunikasi yang sudah dibuatnya."Kita ingin segalanya lancar, termasuk komunikasi. Sebab komunikasi sangat penting bukan saja bagi peserta tetapi juga panitia demi kelancaran tugas," kata Ronny Abeso.Sebagaimana diketahui pada daerah-daerah yang dijadikan arena lomba para peserta yaitu di Takalar dan Bili-Bili, masih terdapat daerah yang tidak bisa ditembus oleh jaringan komunikasi. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads