SBY: Penghargaan untuk Olahraga Wajib Hukumnya

SBY: Penghargaan untuk Olahraga Wajib Hukumnya

- Sport
Jumat, 09 Sep 2005 13:35 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan wajib hukumnya menghargai olahragawan yang berprestasi. Hal ini disampaikan SBY dalam peringatan Hari Olahraga Nasional ke-22 di Jakarta.Peringatan Hari Olahraga Nasional tahun 2005 cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bukan oleh acara seremonialnya, melainkan momentum penting yang terjadi menjelang puncak perayaan yang dipusatkan di Istora Gelora Senayan Bung Karno, Jumat (9/9/2005).Dalam laporan kepada presiden, Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menekankan momen yang sangat menentukan perkembangan olahraga tanah air yakni pengesahan Undang-undang Olahraga oleh DPR tanggal 6 September lalu. Ini merupakan harapan insan olahraga nasional yang sudah tertunda sejak dibahas 25 tahun silam.Selain pemberian bintang penghargaan kepada atlet, pembina serta instansi yang berprestasi dalam bidang olahraga, juga dilakukan penandatanganan kerjasama Menpora dengan Kementerian Perumahan Rakyat untuk melaksanakan program 1.000 rumah bagi atlet berprestasi, yang juga baru disepakati pekan ini.Pemberian penghargaan kepada atlet berprestasi seperti beberapa hal di atas ditegaskan SBY adalah wajib hukumnya. Sebab untuk membawa nama Indonesia ke dunia Internasional merupakan satu perjuangan yang membutuhkan kerja keras dan pengorbanan.SBY sedikit menyinggung kritikan ketika menerima kepulangan robongan tim bulutangkis Indonesia dari kejuaraan dunia di California, Amerika Serikat bulan lalu. "Bagi saya tepat dan wajib hukumnya saya mewakili 225 juta rakyat Indonesia mengucapkan terima kasih," tegasnya. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads