detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 24 Feb 2019 17:35 WIB

Agar eSports Makin Dikenal di Penjuru Indonesia

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Olahraga eSports makin terkenal di Indonesia belakangan ini (dok. Garena Indonesia/Tencent) Olahraga eSports makin terkenal di Indonesia belakangan ini (dok. Garena Indonesia/Tencent)
Palembang - eSports memang masih baru di Indonesia meski belakangan mulai booming. Segala cara dilakukan agar olahraga tersebut makin dikenal di penjuru Tanah Air.

Dengan makin berkembangnya teknologi, segala lini kehidupan masyarakat boleh dibilang mencoba beradaptasi dengan itu, tak terkecuali olahraga. Olahraga tak cuma identik dengan berkeringat di lapangan dan memakai kostum olahraga, karena kini hal itu bisa dilakukan di depan layar ponsel atau komputer.

Indonesia pun termasuk salah satu negara yang mulai kecanduan dengan yang namanya eSports. Olahraga ini naik namanya ketika pada ajang Asian Games lalu dipertandingkan meski sebatas eksebisi alias tidak memperebutkan medali.




Setelah itu, banyak bermunculan pihak-pihak yang coba meramaikan jagad eSports di Indonesia dengan mengadakan banyak turnamen. Bahkan pemerintah Indonesia sendiri sudah mengagas dua turnamen yakni Piala Presiden 2019 yang sudah memulai kualifikasi sejak Januari lalu dan akan memainkan partai grand final akhir Maret mendatang.

Selain itu, ada juga Turnamen eSport bikinan Kementrian Pemuda Olahraga (Kemenpora) yang dinamakan Youth National eSports Championship yang diikut 40 ribu pelajar SMP dan SMA dari 22 kota. Turnamen yang dimulai sejak 18 Februari lalu itu digunakan untuk seleksi atlet yang turun di SEA Games 2019.

Tak cuma pemerintah, salah satu partai politik yang cukup concern dengan perkembangan eSports, Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI) juga ikut andil. Setelah mengadakan turnamen Indonesia eSports Games Januari lalu, PKPI membuka wadah untuk para penggila eSports yang dinamakan Pojok eSports.

DKI Jakarta jadi kota pertama yang disinggahi oleh Pojok eSports itu setelah diresmikan pada 12 Februari lalu, yang bertempat di Kantor Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPN di Jakarta Selatan. Kini Palembang jadi kota yang disasar olehj partai yang identik dengan warna merah dan putih itu.




Bertempat di South Station Cafe dan Resto, Palembang, Pojok eSports diresmikan, Kamis (21/2) lalu oleh Ketua Umum Diaz Hendropriyono, lalu Ketua Departemen eSports DPN PKPI Yudi Kurniawan serta beberapa tokoh masyarakat Palembang termasuk mantan gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

"Dukungan kita terhadap eSports bukanlah sebuah gimmick. PKPI secara konsisten telah mengambil langkah konkret yang mendukung dunia eSports. Di pertengahan tahun 2018, kami menjadi partai pertama dan satu-satunya yang memiliki Departemen eSports. Kami ingin eSports ini makin dikenal di seluruh penjuru Tanah Air," ujar Diaz dalam rilis kepada detikSport.

Agar eSports Makin Dikenal di Penjuru IndonesiaFoto: Istimewa



"Akhir tahun lalu, kami menyelenggarakan Indonesian eSports Games (IEG) 2018. Hingga kini, kami merupakan satu-satunya partai yang telah menyelenggarakan kompetisi eSports berskala nasional," sambungnya,

"Ke depannya, PKPI akan fokus memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) eSports yang terpisah dari UU Sistem Keolahragaan Nasional jika mendapatkan mandat di DPR-RI."

Peresmian eSports Corner Palembang juga diramaikan oleh friendly-match permainan Mobile Legends yang mempertandingkan tim XCN dan Coeg serta diramaikan oleh grup musik hip hop lokal, Klempang Liut. Lalu di dalamnya juga disediakan konsol Playstation, komputer, dan wifi secara cuma-cuma untuk para penikmatnya.




Kini dengan semakin banyaknya pihak yang ingin memajukan eSports maka ada harapan Indonesia bisa berbicara banyak di ajang internasional lewat cabang baru tersebut.


(mrp/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com