A1 Grand Prix
Sentul Berbenah Diri
Jumat, 23 Sep 2005 20:30 WIB
Jakarta - Sirkuit Sentul siap menjadi tuan rumah seri A1 Grand Prix 2005. Namun sebelum itu pembenahan akan dilakukan oleh sirkuit balap kebanggaan Indonesia tersebut.Diungkapkan oleh pengelola Sirkuit Sentul Tinton Soeprato bahwa menjelang 15 Januari 2006 dimana dijadwalkan Indonesia sebagai tuan rumah seri ke-7 A1 Grand Prix, pihaknya akan melakukan beberapa perbaikan. Semua itu dilakukan agar kualitas turnamen otomotif tingkat dunia tersebut bisa berjalan lancar."Ada tiga hal yang akan kita benahi. Pertama, adalah gravel yang harus diratakan dan setingkat dengan trek aspal. Kemudian ban-ban untuk meredam kecepatan untuk lebih aman harus dibungkus convert belt lagi. Yang terakhir bakal ada survei dari A1, jadi nanti kemungkinan ada hal-hal tambahan yang dibenahi lagi," jelas Tinton kepada wartawan di TeeBox Cafe, Jumat (23/9/2005).Mengenai Ananda Mikola yang akan menjadi wakil Indonesia di A1 Grand Prix ini, Tinton mengaku hasil tes Ananda di Silverstone cukup menggembirakan. Di urutan 12 dari 25 pembalap dunia, Ananda mengalahkan Scott Speed pembalap yang telah dikontrak Red Bull untuk 2006 nanti. Tak hanya Speed, putra Tinton itu juga unggul dari Thomas Eng yang juga pernah turun di Formula 1.A1 Grand Prix boleh dibilang sebagai kejuaraan pesaing Formula 1. Hanya saja mereka bersaing atas nama negara dan memakai mobil dengan tipe mesin dan ban serupa. Memakai mobil zola zytek dengan mesin zytek 3400cc yang berkekuatan 550 kekuatan kuda yang menggunakan ban Cooper Avon.Tiap negara akan menerima paket seperti itu beserta mekaniknya. Alhasil persaingannya pun tergantung pada kemampuan pembalapnya. Total 25 negara terdaftar menjadi pesertanya dan bersaing dalam 12 seri di musim pertamanya ini. Seri pertama akan dimulai di Inggris, Sirkuit Brands Hatch pada Minggu, 25 September mendatang. Kejuaraan ini akan disiarkan langsung oleh Global TV pada pukul 19.00 WIB.Sistem klasemen sendiri sama dengan Formula 1. Sang juara akan mendapat 10 poin, runner-up mengantongi 8 poin dan disusul 6, 5,4,3,2,1 poin bagi yang masuk finis berikutnya. Akan tetapi perbedaanya, adalah jika di F1 dan F3 sang juara tak mendapat hadiah, di A1 Grand Prix ini sang juara akan mendapat uang tunai US$ 1 juta di tiap serinya. (lom/)











































