detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 04 Apr 2019 14:39 WIB

Jadi Andalan Emas di SEA Games, Christopher Rungkat: Katanya Mau Regenerasi?

Mercy Raya - detikSport
Christopher Rungkat akan jadi andalan emas Indonesia di cabang tenis SEA Games 2019 (Instagram/christorungkat) Christopher Rungkat akan jadi andalan emas Indonesia di cabang tenis SEA Games 2019 (Instagram/christorungkat)
Jakarta - Petenis Christopher Rungkat buka peluang turun di SEA Games 2019 Filipina. Tapi dia juga mempertanyakan rencana regenerasi yang diwacanakan PP PELTI.

PP Pelti menargetkan dua medali emas di SEA Games 2019. Dua emas itu diharapkan datang dari ganda campuran Asian Games 2018, Aldila Sutjiadi/Christopher Rungkat, dan ganda putri, Beatrice Gumulya/Jessy Rompies.

Meski sudah pasang target, Pelti ternyata belum melakukan komunikasi dengan Christo terkait pengirimannya ke multievent negara-negara se-Asia Tenggara tersebut.

"Kalau saya sih kalau masih diperlukan oke-oke saja. Tapi sampai sekarang belum ada pembicaraan dengan Pelti," kata Christo kepada detikSport di Kantor Kemenpora, Senayan.



Christo, yang saat ini berada di peringkat 77 Association of Tennis Professionals nomor ganda putra, tak menafikan keikutsertaannya di SEA Games bakal mengadang proses regenerasi yang katanya ingin dilakukan Pelti. Turun di SEA Games juga menurunkan grade-nya dari peraih medali emas Asian Games 2018, maka itu dia bakal memikirkan sebelum mengambil keputusam.

"Ya sih (menurunkan grade). Saya lihat lah apakah Pelti berani turunkan yang muda-muda. Terakhir pembicaraan kan wacananya mau turunkan yang muda, regenerasi. Tapi sampai sekarang belum ada pembicaraan dengan Pelti," jelas atlet 29 tahun itu.

Apakah nantinya Christopher akan ikut SEA Games juga masih menunggu bagaimana perkembangan rankingnya di tahun ini.



"Dan kalau tak berbenturan dengan jadwal lain sih, karena akhir November - Desember itu biasanya season-nya sudah kelar ya. Jadi oke lah kalau tak ganggu. Tapi mesti lihat dulu juga jika ternyata rangking saya tiba-tiba tembus 30 kan bisa persiapan Australia Open dan ngejar lagi," ujar Christo menambahkan.

"Saya sih melihat SEA Games karena event negara, tapi ini tanggung jawab Kemenpora, jadi saya masih pikir. Tapi saya mesti lihat dulu. Saya juga tak mau mengorbankan profesional saya untuk ini juga. Enggak fair juga sih buat saya. Di SEA Games juga saya sudah berapa kali," paparnya. (mcy/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed