detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 11 Mei 2019 13:55 WIB

Kisah Lindswell Cari Tahu Tentang Islam dan Putuskan Jadi Mualaf

Femi Diah - detikSport
Lindswell Kwok mengisahkan perkenalan dengan Islam. (Ari Saputra/detikSport) Lindswell Kwok mengisahkan perkenalan dengan Islam. (Ari Saputra/detikSport)
Jakarta - Lindswell Kwok menjalani bulan Ramadhan ketiganya tahun ini setelah empat tahun lalu mencari tahu tentang Islam. Memutuskan menjadi mualaf, mantan pewushu nasional itu kini berhijab.

Penampilan Lindswell mengenakan hijab pada Desember 2018 menyedot perhatian publik. Dari berpenampilan rambut dikuncir ekor kuda menjadi tertutup tak cuma menunjukkan perempuan asal Medan itu memastikan pensiun dari wushu. Dia sekaligus mendeklarasikan sebagai mualaf.

Fans pun mencari tahu dengan keputusan besar yang dibuat ratu wushunya itu. Tapi, Lindswell bungkam.

Kepada detikSport, yang mewawancarai di kediamannya pada Jumat (10/5/2019), Lindswell membeberkan runtutan cerita hingga langkah besar itu diambilnya.

"Aku mulai cari tahu itu di 2015. Itu dari teman-teman. Itu pertama, karena bagaimana pun kita enggak akan mengenal kalau enggak ada perkenalan dari orang. Terus, dari sana nyari tahu sendiri. Jadi, sebenarnya, prosesnya itu berbarengan semua. Teman baik aku (di pelatnas wushu) memang muslim, keduanya (Juwita Niza Wasni dan Achmad Hulaefi) muslim.

Aku sering banget melihat mereka beribadah. Melihat Niza, dia teman sekamar aku di asrama, dia lebih muda, aku suka mengadu ke dia, dia juga begitu, menjadi... Saat latihan dulu kan gabut banget tuh, setiap hari makan, tidur, latihan, makan, tidur, latihan gitu terus kan. Jadinya, pas ada beban di diri itu bingung mau cerita ke siapa. Mau cerita ke orang lain belum tentu orang lain mengerti. Nah, pas lihat Niza sholat itu,'Enak yah sholat kayak ada tempat ngadu, abis sholat tenang lagi, bebannya berkurang.' Kemudian aku nanya-nanya ke Ulai (sapaan karib Hulaefi), nanya ke teman, nanya ke orang lain.

Aku memutuskan untuk menjadi mualaf karena di Al Quran itu semua lengkap. Pertama-tama, yang aku tahu, aku enggak 100 persen pro, aku itu bertanya-tanya apa sih Islam itu? Di Indonesia sendiri banyak oknum yang membuat Islam menjadi berbeda dari yang seharusnya. Setelah mencari tahu, ternyata semua ada di Al Quran, itu panduan hidup kita, semua ada di sana, dari hal terkecil sampai hal terbesar.

Aku menyadari ada kendalanya, dan kendala paling besar di keluarga. Ulai sudah ngomong,'Kamu yakin enggak nih, kamu harus yakin ini dari diri kamu, bukan karena aku, karena ini pasti berat, enggak akan mudah, dan dari keluarga kamu bakal ini itu, konsekuensinya kamu sudah tahu, ini tergantung kamu sendiri, kamu sanggup atau enggak? Kamu sudah muslim jangan nanti pindah lagi'. Jadi, sudah diperhitungkan semua konsekuensinya dan memang berat."

Sejak itu, Lindswell mulai belajar sholat, mencoba berpuasa, dan belajar membaca Al Quran. Ramadhan tahun ini menjadi Ramadhan ketiga Lindswell. Dia sempat diam-diam puasa pada dua tahun sebelumnya, tapi kini dia bisa menjalani Ramadhan secara terbuka.

(fem/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed