detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 09 Jun 2019 17:43 WIB

Indonesia Bawa Pulang Dua Perunggu dari Asian Grand Prix, Zohri Batal Tampil

Mercy Raya - detikSport
Eki Febri Ekawati meraih perunggu dari kejuaraan atletik Asian Grand Prix 2019. Eki Febri Ekawati meraih perunggu dari kejuaraan atletik Asian Grand Prix 2019.
Jakarta - Indonesia meraih dua medali perunggu dari kejuaraan atletik Asian Grand Prix 2019 di Chongqing, China. Itu persembahan dari estafet putra dan nomor tolak peluru putri.

Menurunkan delapan atlet di kejuaraan Asia seri pertama dan kedua yang sudah berlangsung sejak 4-7 Juni, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) ambil bagian di empat nomor. Lari 100 meter diwakili Lalu Muhammad Zohri, lari estafet 4x100 meter (Bayu Kertanegara, Eko Rimbawan, Mochammad Bisma Diwa Abina, Joko Kuncoro Adi, serta Adi Ramli Siddiq), lompat jauh (Maria Natalia Londa), dan tolak peluru (Eki Febri Ekawati).

Di seri pertama, tim lari estafet Indonesia meraih perunggu. Tanpa Lalu Zohri, tim lari estafet yang diperkuat Bayu, Bisma, Eko, dan Joko mencatatkan waktu 39,61 detik dan finis ketiga dari lima peserta. Medali emas diraih China dengan waktu 38,93 detik dan peringkat kedua dari tim Thaiand usai membukukan waktu 39,13 detik.

Hasil itu memperbaiki catatan waktu mereka saat di Golden Grand Prix Osaka, Jepang, dengan waktu 39,76 detik. Tapi, di seri kedua, mereka gagal memperbaiki catatan waktu dan hanya mampu membuat catatan waktu 39,79 detik.

Perunggu kedua disabet oleh atlet tolok peluru putri, Eki Febri. Di seri pertama, atlet dari Jawa barat itu gagal meraih podium, namun berhasil memperbaikinya di putaran kedua.

Eki meraih perunggu setelah tolakannya menembus 15,25 meter, di bawah atlet China, Song Jiayuan, dengan tolakan sejauh 16,73 meter dan Ka Bian dengan catatan 17,01 meter.

Sebelumnya, Eki hanya berada di peringkat empat setelah enam kali percobaan tolakan dan tolakan terbaiknya hanya sampai 15,01 meter.

Hasil keduanya, tak diikuti atlet dari nomor lain seperti Eko yang turun di nomor perorangan lari 100 meter putra membukukan waktu 10,61 detik tapi di seri kedua dia memperbaiki catatan waktunya menjadi 10,48 detik.

Sementara itu, Maria Londa berada di peringkat empat di nomor lompat jauh. Dia melompat sejauh 6, 30 meter, sedangkan di seri kedua dia hanya bisa melompat sejauh 6,03 meter.


Zohri Batal Tampil

Zohri, yang awalnya juga dipersiapkan turun di nomor lari 100 meter putra, batal lomba lantaran kakinya yang bermasalah.

"Zohri tidak turun karena belum pulih cedera ringannya," PASI dalam keterangan pers.

Cedera itu membekap Zohri saat tampil di perlombaan di Grand Prix Jepang.

"Zohri habis lari 100 meter kemarin di Jepang lututnya sakit. Jadi dia tak turun di China (grand prix)."

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed