detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 21 Jun 2019 14:15 WIB

Pelatnas Voli Indoor Jalan Mulai Juli

Mercy Raya - detikSport
Loudry Maspaitella menyebut pelatnas voli dimulai Juli 2019. (ist.) Loudry Maspaitella menyebut pelatnas voli dimulai Juli 2019. (ist.)
Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) tak bisa langsung menjalankan instruksi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi untuk langsung menggeber pelatnas menuju SEA Games 2019 Filipina usai lebaran. Pelatnas voli start Juli 2019.

PBVSI bukannya mangkir dari instruksi Imam. Tapi, pelaksanaan pelatnas mulai Juli menimbang dana yang digelontorkan dari pemerintah.

"Paling cepat itu (awal Juli), paling lambat pekan kedua atlet mulai dipelatnaskan. Masing-masing 18 pemain tim putra dan 18 pemain tim putri. Mereka kami pantau saat di Proliga kemarin," kata Perwakilan bidang Pembinaan Prestasi PB PBVSI, Loudry Maspaitella, kepada detikSport, Jumat (21/6/2019).


"Kami dapat bocoran angka, tapi tidak bisa bilang. Intinya, pengurus menghitung bahwa angka segitu tak bisa lama (pelatnas), apalagi akan pakai pelatih asing khususnya tim putra. Kemudian, pelatih fisik yang tak masuk anggaran Kemenpora, pendamping wanita kan butuh gaji. Itu lah yang membuat pengurus berpikir buat apa lama-lama pelatnas. Belum biaya try out dan uang saku, jadi lebih baik dipadatkan ke SEA Games," dia menjelaskan.

Loudry telah mengantongi deretan pemain pelatnas voli. Dia optimistis waktu yang tersedia menuju SEA Games cukup untuk mematangkan pemain.

"Saya pikir enggak karena kompetisi baru selesai. Teknik mereka juga sudah punya, kalau pun pemulihan fisik dua sampai tiga pekan pertama, sisanya lebih banyak ke kerjasama tim," katanya.

"Saya juga berkeyakinan karena pemain kami punya jiwa profesional. Ini bicara nonteknis ya. Artinya, mereka itu sadar bahwa aset fisik dan teknik mereka menjadi modal untuk dapat uang besar. Sehingga jika tidak dijaga bakal repot," ujar pria yang langganan menjadi kapten Timnas voli putra itu semasa aktif menjadi atlet itu.

"Dari sana saya menilai mereka punya tanggung jawab dengan badan dan fisiknya. Apalagi, saat pelatnas akan lebih dijaga lagi. Karena, dari pantauan kami mereka masih ikut kejuaraan lokal, minimal mereka masih bergerak," ujar dia kemudian.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed