Menpora Bantu untuk Kontingen SEA Games 2005 Rp 5 Miliar

Menpora Bantu untuk Kontingen SEA Games 2005 Rp 5 Miliar

- Sport
Jumat, 14 Okt 2005 02:11 WIB
Menpora Bantu untuk Kontingen SEA Games 2005 Rp 5 Miliar
Jakarta - Pemerintah melalui Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault mengucurkan dana Rp 5 miliar untuk kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2005 pada November mendatang. Bantuan dana tersebut diberikan untuk segala keperluan selama di Filipina sekaligus menambah daya juang para atlet. Dana tersebut sepenuhnya diserahkan kepada KONI Pusat, dengan kata lain bisa juga berubah fungsi sebagai bonus bagi atlet yang berprestasi di multi event se-Asia Tenggara itu."Pemerintah mendukung penuh usaha anak bangsa dalam membawa harum Indonesia di level internasional. Dana Rp 5 miliar ini semoga bisa digunakan untuk kontingen dengan maksimal," ujar Adhyaksa di Jakarta, Kamis (13/10/2005), saat menerima rombongan KONI Pusat yang diwakili sekjen KONI Rita Subowo dan Kepala Satuan Kerja (Kasaker) Pelatnas SEA Games Djoko Pramono.Tak hanya itu, dalam wujud peran serta memberi dorongan semangat bagi para atlet, rencananya menpora akan berusaha melobi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memberi dukungan langsung kepada kontingen Indonesia yang akan berlaga pada 27 November sampai 5 Desember mendatang. "Presiden pernah mengatakan, beliau ingin melihat langsung para pejuang-pejuang Indonesia berlaga di SEA Games XXIII Filipina. Keinginan presiden tersebut, patut kita syukuri sebagai bentuk dukungan penuh terhadap perjuangan putra terbaik Indonesia di pentas olahraga internasional," tutur Adhyaksa.Sebagai presiden yang sangat menggemari olahraga, Adhyaksa yakin presiden mau memberikan dukungan langsung kepada atlet yang sedang bertanding. Apalagi, jika cabang bola voli dan bulutangkis tembus babak final. Adhyaksa optimis, Presiden pasti mau menonton langsung ke Filipina. "Presiden akan merasa bangga, pada saat bendera merah putih dikibarkan dan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan. Di level internasional, itu terjadi hanya dua kali. Pertama kunjungan resmi presiden ke luar negeri. Dan kedua, saat atlet Indonesia merebut gelar juara di tingkat internasional. Presiden akan semakin bangga, jika di Filipina nanti semakin sering lagu Indonesia Raya dikumandangkan," tandasnya.Foto: Menpora Adhyaksa Dault (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads