detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 25 Jul 2019 04:58 WIB

ASEAN School Games 2019 Resmi Ditutup

Eko Susanto - detikSport
ASEAN School Games 2019 telah berakhir. (Foto: Andreas Fitri Atmoko/Antara) ASEAN School Games 2019 telah berakhir. (Foto: Andreas Fitri Atmoko/Antara)
Magelang - ASEAN School Games (pesta olahraga pelajar Asia Tenggara) 2019 telah berakhir. Upacara penutupan berlangsung di Candi Borobudur.

ASEAN School Games (ASG) 2019 digelar di Semarang sejak 17 Juli 2019. Hingga hari terakhir pada Selasa (23/7), 'Merah Putih' mendulang 43 emas, 34 perak, dan 25 perunggu. Indonesia unggul jauh dari runner-up Thailand, yang memperoleh 33 emas, 31 perak, dan 35 perunggu.

Perhelatan ASG kini telah resmi ditutup, Rabu (24/7/2019). ASG berjalan sukses dan mendapatkan apresiasi dari negara peserta, yakni Filipina, Brunei Darussalam, dan Singapura. Ketiga negara tersebut mengaku puas.

"Saya mendapat apresiasi dari Filipina, Brunei, Singapore yang hari ini semuanya ikut partisipasi dalam kepanitiaannya. Mereka sangat puas, ini acara yang paling bagus, kata mereka dan mereka senang karena masyarakat ternyata mendukung luar biasa," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di tengah-tengah upacara penutupan ASG 2019 di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang.

"Mereka tidak hanya bicara sportnya, dia juga bicara teknik dan keramahannya. Tentu ini membahagiakan kita, target yang kita capai dari pengelolaan event ini. Menurut saya sampailah pada tujuan yang kita mau, maka kita senang dan kita memberikan satu kenangan yang indah buat mereka."


ASEAN School Games 2019 Resmi DitutupFoto: Andreas Fitri Atmoko/Antara

"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua sudah membantu baik kepanitiaan maupun volunter dan saya sampaikan selamat kepada Tim Indonesia karena kita juara umum, ini membanggakan," Ganjar melanjutkan.

Ganjar menegaskan bahwa yang kalah tak usah berkecil hati dan yang kalah tak usah sombong. Dia berharap semua atlet yang tampil di ASG bisa terus meningkatkan kualitasnya.

Ganjar juga menyebut bahwa atlet asal Jateng akan mendapat bonus. Hal itu sudah dia konfirmasi langsung kepada Kepala Disporapar Prov Jateng Sinung Nugroho Rachmadi.

"Ini tentu saja menjadi aspirasi, tapi yang jelas bukan soal besarannya. Kalau besarannya, tentu kita kan melibatkan banyak pihak. Dari pemerintah provinsi ada (bonus), ini sedang kita lakukan pemetaan soal jumlah. Kita juga ingin mengajak para korporasi, kemudian banyak pihak yang harus terpanggil karena anak-anak muda telah berbuat banyak dalam lelah mereka, berlatih, kemudian dalam pengorbanan-pengorbanan yang patut untuk diberikan apresiasi," kata Sinung.

"Yang jelas adalah soal beasiswa. Itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah telah menyatakan kesediaannya, itu minimalnya. Sementara untuk hal-hal yang lainnya, ini sedang kita lakukan pemetaan dan tentu kita juga akan mengajak bicara teman-teman dari pemerintah kabupaten/kota tempat mereka berasal," sambungnya.

ASG akan kembali bergulir pada 2020 di Filipina. Kota Dumaguete ditunjuk sebagai tempat perhelatan.



Simak juga video saat ASEAN School Games Dimulai, Indonesia Targetkan Juara:

[Gambas:Video 20detik]

(ran/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com