Satu Tahun Menjabat, Nilai Menpora Lumayan

Satu Tahun Menjabat, Nilai Menpora Lumayan

- Sport
Rabu, 19 Okt 2005 19:15 WIB
Satu Tahun Menjabat, Nilai Menpora Lumayan
Jakarta - Lumayan. Itulah nilai kinerja yang diberikan untuk Adhyaksa Dault setelah satu tahun menjabat sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora). Kinerja Adhyaksa sebagai menteri yang bidang kerjanya kembali dihidupkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono cukup dinilai sukses dalam memimpin institusi yang dipegangnya. Terutama dengan lahirnya Undang-undang Olahraga Nasional.Tak hanya itu, beberapa konsep Adhyaksa dianggap cukup relevan dan realistis terhadap kondisi olahraga saat ini, khusunya bagi para atlet. Rencanya menpora memberikan dana pensiun bagi atlet nasional yang telah membawa nama harum Negara di level internasional, merupakan rencana bagus dan harus didukung.Begitu juga dengan program pemberian 1000 rumah tipe 36 untuk mantan atlet nasional. Ide tersebut harus didukung penuh. Karena, selama ini banyak atlet nasional yang pada saat muda prestasinya bagus tidak memiliki rumah. Para mantan atlet tersebut harus tinggal dirumah petakan yang sempit.Kesulitan ekonimi dan susahnya mencari lapangan pekejaan, menjadi faktor utama mengapa mantan atlet nasional hidup di bawah garis kemiskinan. Demikian penilaian tokoh olahraga nasional MF Siregar yang dituakan oleh kalangan olahraga ini."Kalau sampai dua rencana tersebut terealisasikan, sejarah akan mencatat prestasi besar menpora Adhyaksa Dault. Dia bukan hanya sukses menggolkan lahirnya undang undang olahraga, tapi juga sukses memikirkan nasib atlet ke depan," ujar MF Siregar atau akrab disapa Opung kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/10/2005).Alhasil, bisa dikatakan menpora cukup baik. Sudah ada gebrakan dan tindakan yang mampu membangkitkan kembali kehidupan dunia olahraga nasional. Namun perjalanan masih panjang, masih perlu banyak ide cemerlang yang harus dibuktikan oleh menpora.Soal Kartu Pos Olahraga (KPO), Opung menilai menpora harus tegas dalam hal ini. Jika memang tidak terkait dengan masalah KPO, menpora harus mengatakan kepada publik bahwa dia tidak terlibat. Agar kontroversi yang berkembang di luar tidak berlanjut dan menimbulkan fitnah. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads