detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 06 Agu 2019 16:50 WIB

Kemenpora Wanti-Wanti Panpel Tour d' Indonesia soal Area Susah Sinyal

Mercy Raya - detikSport
Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
Jakarta - Pemadaman listrik secara tiba-tiba menjadi salah satu poin yang perlu diwaspadai panitia pelaksana Tour de Indonesia (TdI) 2019. Tak hanya soal kesediaan aliran listrik, namun juga sinyal untuk komunikasi.

Pemadaman listrik terjadi di sebagian wilayah Jawa pada Minggu (4/8). Situasi ini pun ikut berdampak pada sejumlah aspek baik transportasi maupun sinyal dari sejumlah provider.

Nah, untuk mengantisipasi saat balapan TdI berlangsung maka Kemenpora melalui Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto mengirimkan surat ke pelbagai provider telekomunikasi. Tujuannya, agar penyedia saluran telekomunikasi menambah bandwith demi kelancaran komunikasi selama berlangsungnya penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.


"Hal ini tak akan sukses jika jaringan BTS (Base Transceiver Station) sepanjang rute tiba-tiba mati," kata Gatot dalam sambutannya di peluncuran TdI, di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

"Kami juga akan kirim surat ke Kadispora yang rutenya dilewati pebalap agar mereka membantu menyukseskan acara tersebut," dia menambahkan.

Menurut Gatot, TdI mirip pelaksanaannya seperti torch relay Asian Games yang digelar tahun lalu. Dia berharap agar jangan sampai ajang balap ini tidak terdengar gaungnya.

"Artinya jangan sampai mereka merasa tak tahu ada kegiatan ini, meski yang menggelar bukan Kemenpora. Selain itu, yang paling penting adalah dengan hadirnya event ini adalah selain balap sepeda ada aktifitas lebih, olahraga juga menjadi bagian dari industri pengembangan pariwisata," dia mengharapkan.



Simak Video "Tanjakan dan Kerikil Jadi Tantangan Peserta Pro MTB Race 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com