detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 07 Agu 2019 20:40 WIB

Jawa Timur Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Atletik

Mercy Raya - detikSport
Tim estafet putra Jatim meraih medali emas Kejurnas Atletik 2019. (Mercy Raya/detikSport) Tim estafet putra Jatim meraih medali emas Kejurnas Atletik 2019. (Mercy Raya/detikSport)
Bogor - Kontingen Jawa Timur kembali menjadi juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2019. Mereka juga mengulang perolehan medali emas tahun lalu, yakni 26 emas.

Jatim sukses di Kejurnas Atletik Kelompok Umur (KU) 18, KU-21, dan senior, yang bergulir di Stadion Atletik Pakansari, Cibinong, Bogor pada 1-7 Agustus. Jatim memimpin sejak awal penyelenggaraan dalam perolehan medali emasnya.

Mereka langsung mengantongi enam medali emas di hari pertama pelaksanaan. Tim tersebut mengukuhkan diri sebagai juara umum setelah resmi merebut 26 medali emas, 20 medali perak, dan 19 medali perunggu.


Menyusul di peringkat dua kontingen Jawa Barat yang mengemas 16 medali emas, 12 medali perak, dan 13 medali perunggu.

Sementara DKI Jakarta, yang awalnya mematok target bisa merebut gelar dari Jatim gagal. Mereka hanya mampu merebut 15 medali emas, tujuh medali perak, dan 12 medali perunggu.

Tim 4x100 meter estafet putra yang menjadi nomor terakhir menyumbangkan medali emas untuk Jawa Timur memberikan kesannya.

Tim estafet yang terdiri dari Mochamad Bisma Diwa, Joko Kuncoro Adi, Muhammad Rozikin, dan Yudi Dwi sukses mengalahkan tim estafet Jawa Tengah dan DKI Jakarta dengan menjadi tim tercepat. Catatan waktu mereka 40,02 detik.

"Enggak bisa berkata-kata ya. Saya cuma dari Jatim merasa bangga karena bisa berlari lagi, prestasi buat Jawa Timur dan Indonesia juga," kata Mochamad Bisma Diwa, salah satu pelari estafet, usai lomba.

"Saya sangat bersyukur bisa menyumbang medali emas di nomor 100 meter, 200 meter, dan 4x100 meter putra untuk Jatim. Itu semua melewati personal best saya, tapi tetap harus tingkatkan lagi latihannya buat evaluasi ke depan," dia menambahkan.

Seirama dengan Bisma, Yudi Dwi, juga senang bukan main. Menurutnya, catatan waktu yang ditempuh bersama ketiga rekannya melampui target.

"Ini sebenarnya tim lama. Masih ada dua atlet cadangan kami yang lain, Geraldo dan Wisnu. Ya dengan hasil segini sebenarnya alhamdullilah," ucap Yudi.

Dengan catatan waktu 40,02 detik. Tim estafet Jatim lolos kualifikasi PON 2020. Sebab, limit PON 41,20 detik.

"Dari hasil ini juga, step by step kami siap lah di PON. Siapapun lawannya dengan adanya Lalu Muhammad Zohri kami tetap siap," ujar Yudi.

"Di PON kami mematok target pecah rekor PON," Joko menimpali.



Simak Video "Lari Sebelah Mata, Arianti Sprinter Andalan Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
NEWS FEED