Indonesia Langsung Tersingkir

Voli Pantai Tur Dunia Seri Brasil

Indonesia Langsung Tersingkir

- Sport
Jumat, 21 Okt 2005 11:27 WIB
Indonesia Langsung Tersingkir
Jakarta - Dua pasang tim voli pantai putra Indonesia, Agus Salim/Koko Prasetyo dan Andi Ardiansyah/Supriyadi tak mampu berbicara banyak di seri Tur Dunia di Salvador, Brasil. Mereka langsung tersingkir di putaran pertama babak kualifikasi.Agus/Koko menyerah di tangan tim Jepang Asahi/Watanabe 1-2 (21-19, 15-21, 15-13) sedangkan Andi/Supriyadi harus mengakui keunggulan tim dari Austria Gosch/Strauss 1-2 (10-21, 21-14, 8-15)."Mereka sudah tidak main lagi karena pertandingan menggunakan sistem gugur, bukan sistem gugur ganda. Babak kualifikasi diikuti 33 tim. Dari babak ini, delapan tim terbaik akan berlaga di babak utama," jelas asisten pelatih voli pantai Bambang Eko Suhartawan kepada wartawan, Jumat (21/10/22005).Kendati demikian, peluang untuk bisa memperbaiki penampilan bagi dua pasang tim yang akan diturunkan di SEA Games 2005 Filipina itu tetap terbuka. Pasalnya, setelah tampil di Brasil, mereka akan langsung ke Acapulco, Meksiko untuk mengikuti seri berikutnya, pada 26-30 Oktober. Target Indonesia sendiri di event yang tiap serinya berhadiah total US$ 200 ribu itu adalah bisa melaju ke babak utama. "Target kami, meskipun itu berat, anak-anak diharapkan bisa melewati babak kualifikasi. Setidaknya mereka harus dapat menang empat kali untuk lolos dari babak kualifikasi. Lawannya yang akan dihadapi tidaklah ringan karena sudah terbiasa tampil di Kejuaraan Dunia," kata pelatih kepala voli pantai Slamet Mulyanto.Prestasi terbaik yang diraih Agus/Koko di turnamen internasional, adalah menjuarai salah satu seri di Asia di Iran dan Thailand. Di turnamen yang digelar di Tanah Air, yakni Indonesia Terbuka beberapa waktu lalu, mereka justru hanya meraih satu kali gelar juara. Tiga gelar lainnya direbut Andi/Supriyadi. Sebaliknya, Andi/Supriyadi tidak pernah meraih gelar juara di luar negeri.Sebetulnya, masih ada satu seri lagi sebelum mereka berangkat ke SEA Games, yakni di Dubai. Namun dikarenakan jadwal pelaksanaan yang berdekatan dengan SEA Games, sehingga dikhawatirkan tidak bisa melakukan evaluasi dengan baik. Bahkan, belakangan seri di Dubai itu ditunda hingga tahun depan.Seri Kejuaraan Dunia atau yang dikenal juga dengan Tur Dunia itu lebih banyak digelar di Eropa dan Amerika. Asia mendapat jatah dua kali, yakni di Shanghai, Cina, dan di Dubai tersebut. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads