detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 26 Agu 2019 18:02 WIB

PBSI Berpeluang Bahas Imbas Ibu Kota RI PIndah di Mukernas

Femi Diah - detikSport
Foto: Grandyos Zafna/detikSport Foto: Grandyos Zafna/detikSport
Jakarta - Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) belum sekalipun membahas tentang imbas ibu kota RI pindah ke Kalimantan Timur. Bisa jadi, PBSI membahasnya pada Mukernas.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memilih Provinsi Kaltim sebagai ibu kota negara Indonesia yang baru. Keputusan itu diumumkan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).

PBSI, yang memiliki kantor dan pemusatan latihan nasional (pelatnas) di ibu kota merespons positif keputusan itu. Masih berfokus pada pengumpulan poin Olimpiade, PBSI juga berpeluang untuk membahas kepindahan itu dan imbas kepada PBSI dan pelatnas.


"Sampai sekarang belum tahu, kami belum pernah membahas sampai ke sana. Saat ini, yang kita lakukan baru fokus race to olympic. Apapun pengaruh kondisi politik dan birokrasi belum sampai ke sana," kata Achmad Budiharto, sekretaris jenderal PP PBSI, kepada detikSport.

Andai pelatnas akan pindah atau muncul desentralisasi pelatnas bulutangkis ke Kalimantan Timur, Budi--sapaan karib Achmad Budiharto--tak terlalu pusing. Sebab, Kaltim memiliki gedung olahraga khusus untuk bulutangkis dengan lima lapangan.

"Bisa jadi kami akan mmebahasnya di Mukernas akhir tahun ini. Kalau pun nanti akan ada pusat latihan di Samarinda, sudah ada gedung latihan, tapi tidak semudah itu karena harus ada asrama, juga tiga hal lain," ujar dia.

Banyak kendala untuk membuat desentralisasi pelatnas, meskipun willingness untuk itu sudah ada. Ada tiga syarat yang harus dipenuhi, yakni infrastruktur pembiayaan dan SDM. pelatih manajemen dan pelatih," dia menambahkan.



Simak Video "Prabowo Dukung Jokowi Pindahkan Ibu Kota"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com