Pelatih Impor Jamin Dua Emas dari Biliar

Pelatih Impor Jamin Dua Emas dari Biliar

- Sport
Selasa, 15 Nov 2005 15:16 WIB
Pelatih Impor Jamin Dua Emas dari Biliar
Jakarta - Indonesia dijamin mendapat minimal dua emas lewat cabang biliar di Sea Games XXIII Filipina oleh pelatih asal Taipei, Lou Swi. Jika gagal sang pelatih siap dipulangkan.Setelah meraih satu emas di Sea Games Vietnam dua tahun lalu, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), ambisius untuk menpatkan hasil yang lebih baik. Target di Sea Games Filipina 27 November - 5 November mendatang adalah meraih emas dari cabang putra maupun putri.Untuk mengejar target ini, dalam dua tahun terakhir POBSI menggalakkan turnamen biliar di tanah air. Hasilnya tidak sia-sia. Banyak sponsor yang serius memberikan dukungan dana sebagai sponsor utama maupun dalam bentuk lain.Respon positif ini dilanjutkan POBSI dengan mendatangkan pelatih asing yakni Lou Swi asal Cina Taipei. Pria berusia 51 tahun ini kontrak selama enam bulan oleh POBSI dengan menggunakan dari sponsor A Mild Biliar. Dengan bayaran 4500 dolar AS (sekitar Rp 45 juta) per bulan, Lou ditargetkan memimpin skuad biliar "Merah Putih" membawa pulang emas di nomor putra dan putri.Kontrak yang telah berjalan selama enam bulan itu akan berakhir November ini. Namun seperti ditegaskan Lou, dirinya akan bertanggung jawab penuh kepada tim biliar Indonesia hingga Sea Games berakhir."POBSI sudah memberi tugas untuk mendampingi tim ke Sea Games. Jika hasilnya memuaskan, maka kemungkinan besar kontraknya akan diperpanjang. Tetapi kalau gagal, harus siap kembali ke Taipei," ujar Lou lewat penterjemahnya Wanda Lani usai pembukaan grand final A Mild Biliar Cup di Jakarta, Selasa (15/11/2005).Setelah enam bulan menangani pebiliar Indonesia, Lou sepertinya merasa cukup puas. Secara mental anggota pelatnas Sea Games dinilai siap, karena selain banyak mengikuti turnamen di tanah air juga sempat ujicoba ke Taipei. Sementara secara teknis, pelatih yang juga menulis buku teknik bermain biliar ini juga memberikan bekal khusus kepada tim yang disebutnya teknik diamond.Teknik yang secara khusus dilatih juara dunia 2001 di Seoul itu, dinilainya sebagai senjata penting dalam permainan biliar. "Setelah mematangkan teknik penempatan bola, teknik diamond bisa dijadikan senjata untuk menyerang. Ini merupakan teknik menguasai sudut baku pantulan bola, sehingga bola tidak mudah di snookoleh lawan," papar Lou.Namun demikian sesepuh pelatih biliar Taipei itu mengakui ada faktor tidak bisa dikendalikan yakni keberuntungan. "Kita butuh keberuntungan mulai dari drawing hingga pertandingan. Jika kita ketemu lawan berat di babak awal, tentunya akan susah juga. Waktu pertandingan pun butuh keberuntungan. Doakan saja semoga semuanya berjalan dengan baik," harapnya.Foto: Pelatih Lou Swi (kanan) ditemani penerjemahnya Wanda Lani siap mengawal tim biliar Indonesia meraih minimal dua emas di Sea Games XXIII Filipina (Detiksport/Salomo Sihombing). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads