detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 20 Nov 2019 21:38 WIB

KOI Teken MoU dengan Kemenpora, Dana SEA Games 2019 Cair Sebentar Lagi

Mercy Raya - detikSport
Foto: Mercy Raya/detikSport Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bisa segera mencarikan dana SEA Games 2019 Filipina. Itu setelah nota kesepahaman (MoU) anggaran diteken bersama Kemenpora.

Penandatanganan dana kontingen Indonesia ke SEA Games 2019 itu dilakukan di Media Center Kemenpora, Senayan, Rabu (20/11/2019) antara Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono dengan Pejabat Pembuat Komitmen Asisten Deputi Prestasi Kemenpora Darmo Susilo. Kerja sama disaksikan Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto dan Chief de Mission (CdM) kontingen Indonesia Harry Warga Negara.

Jumlah anggaran yang diteken untuk kontingen Indonesia dengan total nominal Rp 59,6 miliar. Dana itu harus memenuhi kontingen yang diisi 1.349 yang terdiri dari 837 atlet, 52 manajer, 192 ofisial, 69 ofisial mandiri, 31 ekstra ofisial, dan 168 orang headquarter.

"Hari ini terlaksana MoU dengan KOI. MoU ini kami lakukan sebagai bentuk kehati-hatian kami jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan. Dua tahun lalu persiapan SEA Games ada sesuatu kami dipanggil aparat, semoga ini tidak terjadi," kata Gatot dalam sambutannya.


"Kalau hitung-hitungan kami dengan MoU hari ini, kemudian dikirim ke KPPN dan proses lima hari. Jadi setelah itu cairnya," kata Gatot.

Ferry menyebut dana itu lebih kecil dari kebutuhan kontingen Indonesia ke SEA Games 2019. Yakni, Rp 67 miliar.

Untuk menambal kekurangan dana, KOI meminta agar federasi cabang olahraga membiayai ofisial secara mandiri. Ferry mengklaim pengurus cabang olahraga bersedia dengan opsi tersebut.

"Terima kasih kepada bantuan Kemenpora. Dari Rp 67 miliar yang kami ajukan setelah diverifikasi menjadi Rp 59 miliar sekian. Ada partisipasi aktif PB untuk turut membiayai ofisialnya dan ada bantuan sponsor, semoga segala bentuk dukungan ini bisa memberikan hasil terbaik bagi bangsa," kata Ferry.

Di sisi lain, untuk menalangi kekurangan dari anggaran pemerintah. Ferry akan memanfaatkan sponsor. Sejauh ini ada dua perusahaan swasta yang ikut membantu, yakni Gojek dan Walls.

"Dua sponsor ini diharapkan bisa menutupi selisih anggaran yang dari pemerintah. Dari Gojek Rp 2,5 miliar, sementara dari Walls Rp 5 miliar namun sampai Olimpiade. Jadi pembagiannya, untuk SEA Games kami alokasikan Rp 1,5 miliar," Ferry menjelaskan.

KOI juga tak perlu memusingkan apparel atlet dan ofisial selama bertanding di SEA Games 2019 mulai 30 November hingga 11 Desember. Apparel kontingen Indonesia akan disponsori Yonex.

"Jadi, kami tidak ada lagi biaya untuk perlengkapan umum dan cukup untuk mengurangi pengeluaran CdM. Untuk apparel kontingen Indonesia totalnya Rp 2,3 miliar," kata dia.



Simak Video "Hoki Dilarang Tampil di SEA Games, Ini Penjelasan Kepala Kontingen RI"
[Gambas:Video 20detik]
(iah/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com