detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 28 Nov 2019 15:36 WIB

Laporan dari Filipina

Eko Yuli Mengejar Emas Kelima SEA Games

Randy Prasatya - detikSport
Eko Yuli Irawan saatberlatih di Manila menjelang SEA Games 2019. (Grandyos Zafna/detikSport) Eko Yuli Irawan saatberlatih di Manila menjelang SEA Games 2019. (Grandyos Zafna/detikSport)

d: Soal peta kekuatan lawan, Vietnam masih menjadi yang paling beratkah?

E: Iya yang tahun 2019 ini, yang world champ. Terus, bukan yang Asian Games lalu. Jadi, yang Asian Games 56 kg, dia naik kelas. Itu yang jadi lawanku sekarang.

d: Apakah angkatannya sudah stabil?

E: Kalau saya sendiri, stabil untuk total angkatan di Asian Games belum. Untuk 312 kg masih belum. Tapi, kami berusaha untuk 310 kg. Mendekatilah. Kan terbaiknya tahun ini kan baru 306 kg. Iya, saya. Di event ya. Di Kejurnas waktu Pra-PON, Kejuaraan Dunia kemarin, 140 snatch, 166 clean and jerk. Sementara masih segitu terbaiknya di pertandingan. Kalau pas latihan memang pernah cuma kondisi badan berbeda saat bertanding dan latihan. Di latihan enggak terlalu main berat badan dan pas kondisinya berat badan.

d: Jadi, untuk di SEA Games ini, target medali apa, menngingat kemarin di SEA Games Kuala Lumpur perak?

E: Saya pengennya emas. Total angkatan inginnya 310 kg ada peningkatan. Syukur kalau bisa lebih, kita lihat lawannya juga. Snatch itu tiga angkatan bersih dulu. Kalau bisa, syukur bisa meninggalkan jauh. Start angkatan itu bisa meninggalkan jauh untuk emas. Start, patenin ketiga, baru cari total angkatan. Latihan rekor terakhir masih 170 kg, 175 kg sebelum engkel sakit. Snatch masih 138 koma sekian kg. 140 kg justru pas kejuaraan dunia kemarin.

d: Kondisi engkel sekarang bagaimana? Apakah kasih mengganggu?

E: Sebenarnya kan mesti stabil. Tapi, tahun ini banyak kendala. Saya masih ada cedera engkel kaki sama apa di samping paha ini. Masih kaku kadang buat posisi bangun dan narik. Bikin gerakan kaku enggak lincah. Diginiin (sambil memberikan contoh) pas habis latihan, dipijat di sana. Mau enggak mau ditangani begitu. Nanti pake masseur kontingen.



Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(ran/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com