detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 02 Des 2019 11:50 WIB

Pelatih Pelatnas Senam Beberkan soal Prestasi dan Keperawanan Atlet

Mercy Raya - detikSport
Foto: Mercy Raya/detikSport Foto: Mercy Raya/detikSport

Telisik Kebiasaan Shalfa Lewat Penjaga Mess

Zahari pun berupaya untuk mencari informasi terkait Shalfa termasuk kepada penjaga mess. Saat itu, Zahari kagetnya bukan main ketika penjaga menceritakan apa yang terjadi.

"Katanya, dia kerja kelompok sekolah naik grab, tapi dilihat itu dia naik moil merah punya pacarnya. Akhirnya kami penasaran, ini anak ini kok, tidak bertenaga, diceritakan lah oleh teman-teman lain. Ternyata Shalfa pulang malam, suka pergi ke rumah pacarnya, dan dia juga pernah ke Malang," dia menjelaskan.

Pelatih Pelatnas Senam Buka-bukaan soal Prestasi dan Keperawanan AtletFoto: Andhika Dwi Saputra

"Akhirnya kami sebagai pelatih berpikir kenapa ini bisa terjadi, kecewa sekali, kami sudah berbicara baik-baik, saya bicara dengan pelatih kepala Indra Sibarani,"Bagimana ini, Pak?" Akhirnya sama pak Indra diajak bicara, karena kami sayang dengan dia. Kami ajak ngobrol dulu dan dilihat sudah jauh hubungannya. Ketemu mbak Irma (pelatih lain), dan dia ngomong sama Shalfa, tapi tak ada hubungan dengan pelatnas, hanya murni indisipliner dan penurunan perfoma," ujarnya.

"Saat itu, mbak Irma, bertanya kepada Shalfa terkait apa saja yang sudah dilakukan. Itu pembahasan yang saya terima, di situlah timbul kalimat seperti Shalfa sudah hubungan jauh, tapi tidak ada kalimat perawan. Itu yang saya dapat dari Irma. Baru nanti asumsinya mbak Irma telepon mamanya, saya tak tahu apa yang dibicarakan tapi kalimat yang dibilang mbak Irma telepon dan bicara ke mamanya," ujar dia.

Lagipula, kata Zahari, tidak ada hubungan sama sekali antara atlet perawan dengan tidak boleh ikut SEA Games. Semua murni karena perfoma Shalfa menurun.

"Jadi saat kami menuliskan untuk pergantian Shalfa tidak ada kalimat tidak perawan sama sekali. Kejadian ini sempat membuat kami bingung, kok ada masalah ini, ada apa, kok bisa lari ke pelatnas. Padahal masalah itu sama sekali tidak ada hubungan dengan saya. Saya adalah pelatih pelatnas, coba diperhatikan lagi ucapan Shalfa itu laki-laki yang namanya Zahari atau yang lain. Jadi saya klarifikasi untuk pelatnas sendiri tak ada hubungan sama sekali dengan perawan. Itu hanya internal saja yang berhubungan dengan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda)," dia menjelaskan.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com