detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 03 Jan 2020 16:08 WIB

Demi Uighur, Petinju Muslim Rusia Dikabarkan Tolak Duel di China

Yanu Arifin - detikSport
Artur Beterbiev. (Foto: Ethan Miller/Getty Images)
Dagestan - Dukungan untuk muslim Uighur kembali datang dari dunia olahraga. Petinju muslim Rusia, Artur Beterbiev, dikabarkan menolak berduel di China.

Seperti dilansir talkSport, Beterbiev diagendakan menggelar duel pertahanan gelar unifikasi kelas berat ringan IBF dan WBC. Penantangnya adalah petinju China, Men Fanlong.

Roc Nation, promotor Fanlong, kabarnya sudah memenangi penawaran pertarungan ssebesar 1,9 juta dolar. Duel pun akan digelar di China pada musim semi. Namun, Beterbiev dikabarkan menolak jika berduel di China. Alasannya adalah masalah Uighur.


Beterbiev adalah petarung muslim dari Dagestan. Ia menolak duel atas nama dukungan kepada muslim di Uighur, yang kabarnya tengah direpresi pemerintah China dan ditahan di kamp konsentrasi Xinjiang.

Situasi itu membuat Beterbiev dihadapkan pada pilihan, berduel di China atau melowongkan salah satu gelarnya. Gelar IBF diprediksi bakal dilepas, dan sebagai gantinya, Fanlong bakal menghadapi petinju dengan peringkat terdekat Beterbiev yakni Joshua Buatsi.

Petinju kelahiran Ghana itu punya catatan belum terkalahkan dari 12 pertarungan. Ia juga mempersembahkan medali perunggu di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.


Demi Uighur, Petinju Muslim Rusia Dikabarkan Tolak Duel di China


Simak Video "Pertandingan Tinju Waria, Gorontalo"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com