detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 06 Feb 2020 13:00 WIB

Formula E Jakarta Tak Boleh di Monas, Negara Lain Kayak Apa?

Kris Fathoni W - detikSport
SANTIAGO, CHILE - JANUARY 18: Aerial view during the E-Prix Antofagasta Minerals as part of the third round of the ABB FIA Formula E Championship 2019/2020 on January 18, 2020 in Santiago, Chile. (Photo by ABB FIA Formula E/Handout /Getty Images) Sirkuit Jalan Raya Formula E 2020 di Santiago, Chile. (Foto: ABB FIA Formula E/Handout /Getty Images)
Jakarta -

Rencana balapan Formula E Jakarta masuk Monas sudah ditolak Setneg. Di negara lain, bagaimana sebenarnya ciri sirkuit Formula E sendiri?

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) sudah menolak kawasan Monas, Jakarta Pusat, untuk dijadikan sebagai bagian dari sirkuit Formula E.

Kemensetneg tak setuju jika sirkuit balapan Formula E itu nanti sampai masuk ke area Monas. Menurut Sekretaris Mensesneg Setya Utama, ada berbagai pertimbangan salah satunya soal cagar budaya.

Kini PT Jakarta Propertindo (JakPro) mulai menggelar rapat internal guna menyusun rencana baru Formula E 2020 di Jakarta, secara khusus terkait dengan sirkuit alternatif.

Menurut jadwal, Formula E Jakarta akan dihelat pada tanggal 6 Juni 2020 mendatang. Indonesia menjadi tuan rumah seri-10 ePrix, nama balapan dalam Formula E, di ajang yang kini memasuki musim keenamnya tersebut.

Terkait sirkuit, penyelenggaraan Formula E lazimnya digelar di jalan raya. Dari 12 negara penyelenggara Formula E musim ini, cuma Mexico City dan Berlin saja yang tidak menggunakan layout sirkuit jalan raya.

Sisanya lebih banyak menggunakan sirkuit jalan raya sementara (non-permanen) sebagai tempat adu cepat mobil-mobil balap Formula E, termasuk di Riyadh Street Circuit, Arab Saudi pada seri pembuka tahun ini dan Parque O'Higgins Circuit, Chile di seri kedua.

Formula E Jakarta Tak Boleh di Monas, Negara Lain Kayak Apa?Balapan Formula E di Santiago, Chile. (Foto: Marcelo Hernandez/Getty Images)

Sirkuit jalan raya memang jadi "kekuatan" tersendiri dari Formula E. "Formula E ada di sini, berbeda dari ajang lainnya. Seri balapan paling kompetitif, sukar ditebak, akan datang ke jalanan terdekatmu," demikian deskripsi www.fiaformulae.com.

Dalam laman kalender Formula E 2020 ada pula tulisan, "Lihat pertarungan wheel to wheel di jalanan London, Roma, Paris, Berlin, dan lainnya. Cek balapan Formula E Musim Keenam di sini."

Kian dekatnya Formula E Jakarta tentu harus jadi pertimbangan tersendiri dalam menentukan lokasi yang cocok jadi sirkuit setelah ditolak masuk ke kawasan Monas.

Selain itu Alejandro Agag, founder dan CEO Formula E, juga pernah merinci hal-hal yang bisa menjadi gambaran dalam menentukan lokasi sirkuit Formula E. Ia mengakui tak mudah membangun lokasi balap tepat di tengah perkotaan dengan segala hambatan, khususnya buat sebuah sirkuit jalan raya.

"Kami melihat elemen-elemen ini secara kelokalan. Jika kami tak mendapati sebuah area datar yang cukup besar untuk memasang paddock, kami takkan menyelenggarakan ePrix," katanya seperti diansir Eurosport medio 2016 lalu.

"Dari sudut pandang teknis, kami sebisa mungkin juga berusaha mencari kelokan-kelokan 'cantik'. Lalu ada (pertimbangan) pengiriman struktur logistik, dinding, pagar pengaman -- di Paris kami harus mengangkutnya melintasi sungai Seine. Yang juga diperlukan adalah sebuah permukaan trek yang cukup stabil untuk menutupi kerikil, tapi juga mudah untuk dicopot nantinya."



Simak Video " Formula E Jakarta Jadinya di GBK?"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com