detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 10 Mar 2020 14:00 WIB

Imbas Virus Corona, Lalu Zohri Kian Sulit Cari Uji Coba Jelang Olimpiade

Mercy Raya - detikSport
Lalu Muhammad Zohri Lalu Muhammad Zohri susah mencari ajang uji coba untuk mempersiapkan diri ke Olimpiade 2020. (Foto: detikcom/Agung Pambudhy)
Jakarta -

Sprinter Lalu Muhammad Zohri kesulitan mendapat jadwal uji coba dampak virus corona. PB PASI akan memaksimalkan program latihan.

Virus corona sampai kini masih menjadi isu dunia karena sudah mewabah hampir 90 negara. Di Indonesia bahkan jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 itu bertambah dari dua menjadi 19 orang.

Kondisi itu mempengaruhi sejumlah agenda olahraga dan rencana cabor mengirim atletnya mengikuti uji coba. PB PASI membatalkan keikutsertaan Zohri dalam ajang Brisbane Oceania Area Permit 2020 di Australia, pada 20 Maret.

Padahal, ajang itu menjadi bagian dari persiapan Zohri sebelum turun di Olimpiade 2020 Tokyo. Dua agenda sebelumnya juga batal yakni Kejuaraan Asia Indoor dan Kejuaraan Dunia Indoor di China yang sejatinya berlangsung Februari dan Maret ini.

"Ya, itu lah keadaannya. Ini keadaan yang memaksa, di luar rencana. Bukan hanya kami yang mengalami ini tapi seluruh dunia. Lihat saja berapa banyak event yang ditunda bahkan Olimpiade Tokyo mungkin mereka juga khawatir," kata Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung, kepada detikSport, Selasa (10/3/2020).

"Kami juga tidak bisa berbuat apa-apa selain memaksimalkan latihan yang sudah diprogramkan dan memaksimalkan semua itu," sambungnya.

Tigor tak secara gamblang menjelaskan cara memaksimalkan program yang dimaksud. Dia menyerahkan itu kepada pelatih Zohri, Eni Nuraini, untuk memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum turun di Olimpiade 24 Juli sampai 9 Agustus itu.

"Ya pasti try out memang berguna. Tapi kalau tidak bisa dilakukan harus cari jalan keluar. Bagaimana pelatih memodifikasi di program latihan. Tidak ada yang kami sesali, tidak ada yang membuat kami kecewa, kami harus optimistis badai Covid-19 pasti berlalu," dia menjelaskan

"Pembatalan ini bukan soal Australianya, kemana lagi kita mau pergi? Jadi tidak ada yang perlu disesali, atau dikecewakan, tidak ada yang menduga ini. Harusnya Zohri sudah ke kejuaraan Asia, kejuaraan dunia, Australia, Jepang, tapi tidak bisa kita lakukan. Jadi tak perlu didramatisir dan tak perlu dalam dunia olahraga dibuat jadi kemunduran dalam motivasi,"

Di dalam internal PB PASI, Tigor mengatakan, pihaknya juga memberlakukan aturan ketat agar atletnya lebih sadar kebersihan.

"Makan cukup gizinya, jaga kebersihan seperti yang dianjurkan WHO. Tim medis kami juga sudah melakukan banyak hal untuk menjaga atlet kami. Di mess banyak petunjuk yang dianjurkan dan harus dikomunikasikan ke mereka agar jangan sampai terjadi keteledoran," imbuhnya.



Simak Video "Kevin/Marcus Lolos ke Olimpiade 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com