detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 31 Mar 2020 13:39 WIB

Bob Hasan dalam Kenangan Maria Londa

Mercy Raya - detikSport
Bob Hasan, Maria Londa dan Bob Hasan, Bob Hasan dan atletik Bob Hasan dalam Kenangan Maria Londa. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Atlet Maria Natalia Londa salah satu yang amat kehilangan dengan berpulangnya Bob Hasan. Dia menilai mendiang punya pengaruh besar pada prestasinya selama ini.

Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Bob Hasan meninggal dunia pukul 11.00 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Selasa (31/3/2020).

Dia tutup usia 89 tahun setelah berjuang dari penyakit kanker di beberapa bagian tubuhnya, terutama paru-paru.

Maria mendengar kabar duka tersebut langsung dari Jakarta. Dia pun ikhlas dan berdoa agar jalan Bob Hasan dilapangkan jalannya.

Bob Hasan dalam Kenangan Maria LondaFoto: dok. Istimewa

"Mungkin sudah begitu jalannya bapak. Saya sebagai atlet yang dibesarkan beliau berterima kasih atas pengabdiannya kepada atletik. Semoga dilapangkan jalannya," kata Maria dalam sambungan telepon kepada detikSport.

Maria, 29 tahun, juga mengapresiasi setiap perhatian yang diberikan almarhum selama dirinya merintis sebagai atlet lompat jauh yang sukses dari mulai nasional, Asia Tenggara, Asia, hingga dunia.

"Dari Maria belum menjadi apa-apa sampai sekarang jadi juara. Lalu dari jatuh sampai bangkit lagi itu dibantu bapak. Bahkan segala pengobatan, keluhan, baik di lapangan atau tidak itu yang support bapak dan keluarganya. Jadi saya berterimakasih banget," ujarnya lirih.

Atlet asal Denpasar itu menyebut bahwa Bob sangat perhatian dan tak menuntut seorang atlet harus juara. "Yang saya ingat itu pesan bapak, 'Kamu tidak juara tidak apa, yang penting sehat'. Jadi yang utama atletnya sehat dulu, juara atau enggak apa-apa."



Simak Video "Bob Hasan, Eks Menteri Era Soeharto Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com