Riau Ega Andalkan Uang Saku Puslatda dan Gaji CPNS

Mercy Raya - Sport
Rabu, 06 Mei 2020 20:35 WIB
RIO DE JANEIRO, BRAZIL - AUGUST 12: Riau Ega Agatha of Indonesia competes in the Mens Individual round of 8 Elimination Round on Day 7 of the Rio 2016 Olympic Games at the Sambodromo on August 12, 2016 in Rio de Janeiro, Brazil.  (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Riau Ega Agatha Salsabila mengandalkan gajji sebagai CPNS dan uang saku Puslatda untuk sehari-hari. (Foto: Getty Images/Matthias Hangst)
Jakarta -

Pepanah Riau Ega Agatha Salsabila mengandalkan uang saku Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) dan CPNS untuk biaya hidupnya sehari-hari. Jumlahnya pas-pasan baginya.

Virus Corona membuat rencana pemusatan latihan nasional panahan menuju Olimpiade terganggu. Riau Ega dkk tak bisa menjalani pelatnas yang seharusnya bergulir April lalu karena wabah yang terjadi secara global.

Selain itu, Perpani juga belum melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kemenpora terkait anggaran pelatnas 2020. Alhasil, gaji atet pun ikut mandek.

Riau Ega misalnya. Dia mengandalkan pemasukan dari daerah dan gaji Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Selama ini pakai gaji Puslatda (Surabaya)," kata Riau Ega kepada detikSport, Rabu (6/5/2020), dalam sambungan telepon.

"Saya juga ada gaji CPNS. Kemarin itu sempat ada info mau prajab tapi karena wabah diundur, jadi sabar dulu saja. Dicukup-cukupi saja," lanjutnya.

Pepanah berusia 28 tahun itu masih cukup beruntung karena untuk urusan makan dan akomodasi lain ditanggung Puslatda daerah. Selain itu, anak dan istrinya kini berada bersama orang tua di Yogyakarta.

"Buat berbuka dan sahur sudah disiapkan oleh ibu asrama. Kemarin juga sempat dikasih vitamin dan susu buat menyetok selama satu bulan," ujarnya.



Simak Video "Bermimpi Menjadi Robin Hood Bandung Jawa Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)