Usai Tujuh Tahun, Jendi Pangabean Bisa Puasa Bareng Keluarga

Mercy Raya - Sport
Rabu, 13 Mei 2020 16:05 WIB
Jendi Pangabean berlatih di Stadion Aquatik kompelks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/6/2018).
Perenang difabel, Jendi Pangabean, isa puasa bersama keluarga setelah tujuh tahun. (Foto: detikcom/Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Perenang difabel Jendi Pangabean bahagia akhirnya bisa berkumpul bersama keluarga di bulan Ramadhan. Padahal tujuh tahun sebelumnya dia habiskan dengan latihan.

Momen langka tersebut terjadi setelah Komite Paralimpade Nasional (NPC) memulangkan hampir seluruh atletnya ke rumahnya masing-masing.

Penyebabnya, pelaksanaan pertandingan yang harusnya digelar tahun ini ditunda. Multievent itu adalah Paralimpiade dan ASEAN Para Games 2020 yang ditunda karena wabah COVID-19 sehingga pelatnas disetop.

Bagusnya, keputusan itu tepat di saat umat muslim khususnya Indonesia menjalani ibadah puasa. Kesempatan itulah yang dimanfaatkan peraih lima medali emas ASEAN Para Games 2017 Malaysia untuk berkumpul bersama keluarga.

"Saya ini sudah tujuh tahun tak pernah sahur bersama keluarga. Baru ini saja. Makanya, Senang sih dengan puasa tahun ini beribadahnya lebih bagus dan nikmat. Tak terlalu berat seperti di Pelatnas," ungkap Jendi kepada detikSport, Rabu (13/5/2020).

Tak hanya itu, Jendi juga melampiaskan kerinduan akan makanan-makanan lokal khas daerahnya.

"Normal saja sih. Makanan-makanan kampung begitu seperti sayur daun singkong, mpek-mpek kadang buat berbuka. Di sini kalau buka puasa langsung berat hahaha," ujarnya.

Jendi kemudian memasang target niat berpuasa sebulan penuh selama Ramadhan tahun ini.

"Target puasa mau penuh, harus. Malah di masa sekarang ini kita harus intropeksi diri, lebih mendekatkan diri dengan Allah," ujarnya.



Simak Video "Kasus Turun Namun Banyak Provinsi Belum Update Data Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)