detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 14 Mei 2020 10:40 WIB

Taufik Hidayat Bilang Kemenpora Banyak Tikus, Ini Respons Menpora

Mercy Raya - detikSport
Taufik Hidayat Taufik Hidayat Bilang Kemenpora Banyak Tikus, Ini Respons Menpora (Femi Diah/detikSport)
Jakarta -

Taufik Hidayat menuding banyak tikus di Kemenpora. Menpora Zainudin Amali memilih menjawabnya dengan kinerja dan komitmen.

Taufik Hidayat merupakan legenda bulutangkis dan Wakil Ketua Satlak Prima periode 2016-2017. Namanya ramai dibicarakan setelah menjadi saksi atas dugaan penerimaan suap Imam Nahrawi sebesar Rp 11,5 miliar dan gratifikasi Rp 8,648 miliar dari sejumlah pejabat Kemenpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Seiring itu, dia juga menjadi trending topik media sosial Twitter setelah kembali buka suara dalam bincang-bincang dengan Deddy Corbuzier di akun Youtube. Dalam video tersebut, menantu Agum Gumelar itu mengkritik pedas Kemenpora yang menyebut di sana banyak tikus.

Merespons kementeriannya dituding, Menpora Zainudin Amali memilih menjawabnya dengan kinerja. "Saya akan membuktikan (tudingan Taufik Hidayat) dengan kinerja dan komitmen," kata Amali kepada detikSport, Kamis (14/5/2020).

Menteri asal Gorontalo itu enggan 'berbalas pantun' di media dan justru akan menimbulkan polemik. Lantas apa yang sudah dilakukan oleh Menpora? politisi Golkar itu membeberkannya.

"Pertama menetapkan program prioritas dan prioritas pertama adalah perbaikan tata kelola. Kedua, membuat komunikasi dengan pihak eksternal yang terbuka. Ketiga, bantuan ke cabor terbuka, penandatangan nota kesepahaman yang harus dihadiri ketum cabor dan dilakukan di depan media," dia menyebutkan.

Menpora Zainudin AmaliMenpora Zainudin Amali (Andhika Prasetia/detikSport)



Tak hanya itu, untuk masalah teknis Amali juga sangat ketat dalam menerima tamu. Jika tidak ada janji maka tidak boleh naik ke ruangannya meskipun orang itu merupakan kenalan atau teman. Ia juga menghilangkan kursi-kursi yang ada di lobby. Tempat itu, diklaim politisi Golkar, itu digunakan oleh para perantara untuk bernegosiasi).

Kinerja yang dia lakukan semenjak menjabat pun cukup memperbaiki citra Menpora pada nilai reformasi. "Nilai reformasi naik, saat ini menpora masuk di posisi 60 dan sekarang sudah di posisi 65 (target s/d nilai 80). Kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) juga meningkat 95 % dari yang sebelumnya hanya sekitar 50-60 %," ujarnya.

"Ini bukti keseriusan saya memperbaiki tata kelola di kantor Kemenpora," tegasnya.

masak apa?


Simak Video "Taufik Hidayat Sebut Kemepora Banyak 'Tikus', Menpora Buka Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com