detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 28 Mei 2020 15:33 WIB

Menuju New Normal, Lalu Zohri dkk Jalani Pelatnas Lagi?

Mercy Raya - detikSport
Lalu Muhammad Zohri adalah pelari asal Indonesia. Dia berhasil meraih medali emas dan menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018 yang berlangsung di Tampere, Finlandia. Pelatnas atletik mulai lagi di saat new normal? (Foto: detikcom/Agung Pambudhy)
Jakarta -

Peluang Lalu Muhammad Zohri cs kembali pemusatan latihan di Stadion Madya, Senayan, terbuka. Rencana penerapan new normal sebabnya.

Pandemi COVID-19 telah membuat pelatnas atletik nasional di Stadion Madya terhenti sejak Maret lalu. Para atlet dikembalikan ke daerah masing-masing. Bahkan, untuk atlet remaja dan junior dipulangkan secara permanen.

Pada prosesnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menerapkan new normal atau hidup normal baru dengan hidup berdampingan dengan virus Corona. Kebijakan itu rencananya dimulai 2 Juni mendatang di berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta.

Merespons itu, pelatih sprint nasional, Eni Nuraini, masih akan melihat situasi dan kondisi terkini. Apalagi, Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) juga baru akan melakukan rapat besar pada 3 Juni.

"Tergantung situasi (soal atlet-atlet dipanggil pelatnas kembali). Memang akan ada new normal tapi apakah nanti kita bisa latihan dengan kondisi seperti ini, karena Jakarta termasuk yang paling parah, bahaya juga mengumpulkan anak-anak di satu tempat," kata Eni kepada detikSport, Kamis (28/5/2020).

"Mungkin nanti dipilih yang diproyeksikan untuk Olimpiade dan SEA Games 2021 dulu. Kalau remaja dan junior kan belum tahu juga ada lomba di mana. Jadi diminta di daerah dulu," katanya.

Lagipula, kata Eni, meski atletnya dipulangkan ke daerah dia tetap memberikan program latihan setiap pekan kepada Zohri dkk. Khususnya yang diproyeksikan Olimpiade dan nomor lari jarak pendek dan estafet.

"Zohri pulang tetap dapat program dari kami dan diawasi setiap pekan. Jadi tidak dilepas begitu saja. Jadi statusnya saja dipermanenkan, kalau program tetap di bawah saya," dia menjelaskan.

"Setiap pekan dia (Zohri) mengirim video-video. Dia juga memberikan laporan semisal program A tidak bisa dilakukan kemudian diganti dengan program B karena memang tergantung kondisi soal pelaksanaannya. Alhamdullilah untuk Zohri masih bisa melakukan latihan di pantai dan sepi," kata Eni.

Meskipun begitu, pelatih atletik terbaik Asia 2019 ini berharap secepatnya bisa memantau atlet secara langsung. Hal tersebut demi memudahkan dirinya melihat progres si atlet. "Mudah-mudahan walau tak selesai (coronanya), semoga bisa (pelatnas kembali). Mungkin diatur supaya di asrama tak terlalu bertumpuk," kata Eni mendoakan.



Simak Video "4 Hari Hilang, Nelayan 60 Tahun di Kendari Ditemukan Selamat"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com