Ananda Harapkan Hujan

Jelang A1 Grand Prix Indonesia

Ananda Harapkan Hujan

- Sport
Jumat, 23 Des 2005 19:01 WIB
Ananda Harapkan Hujan
Jakarta - Pembalap terbaik Indonesia Ananda Mikola ternyata jagoan di cuaca hujan. Di pertarungan A1 Grand Prix di Sirkuit Sentul, Ananda mengharapkan hujan akan turun.Tak dipungkiri Ananda kalau Sentul adalah rumahnya. Sudah hafal tentang sirkuit yang terletak di kawasan Citeureup Bogor itu dianggap Ananda sebagai keuntungan bagi dirinya. Namun ada yang membuat Ananda merasa lebih beruntung lagi, yakni hujan. Dituturkan juara Formula 3 ini bahwa ia lebih bisa beraksi lebih bagus saat pertarungan saat kondisi trek basah. Ini terbukti ketika di Sepang, ia sempat menempati posisi pertama saat babak kualifikasi diguyur hujan. "Di Sepang sempat hujan saat kualifikasi dan saya dapat peringkat pertama. Makanya saya tak memungkiri kalau lebih suka trek dalam kondisi basah. Apalagi Sentul itu rumah saya," ujar Ananda diacara "Up Close and Personal with Ananda Mikola" yang digelar di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Jumat (23/12/2005)."Di pertarungan Sentul nanti selain faktor luck, saya berharap saat kualifikasi itu kering namun balapannya akan turun hujan," tambahnya.Mengenai persiapan, Ananda mengaku saat ini dirinya lebih memfokuskan untuk latihan fisik. Pasalnya, latihan dengan mobil A1 pun tidak bisa karena mobil baru bisa dibuka seminggu sebelum pertandingan dilaksanakan."Sekarang saya fokus ke fisik dulu. Soalnya latihan dengan mobil A1 belum bisa karena masih di-secure sampai dibuka seminggu sebelum balapan," jelasnya.Kendati begitu, Ananda menegaskan bahwa hasil pertandingan bukan semata-mata karena faktor pembalap saja. Di kompetisi A1 justru skill pembalap itu tidak terlalu berpengaruh, namun tergantung set up mobil mana yang terbaik. "A1 itu mobilnya kan sama semua. Jadi di sini kompetisi set up mobil sangat berpengaruh. Ini kerja tim, bukan pembalap saja. Di belakang saya itu ada 15 orang kru yang mengurus mekanisme mobil," tukasnya.Mengenai rival, Ananda menuturkan bahwa dominasi Swiss dan Perancis memang sangat kuat. Namun itu dikarenakan mekanik terampil yang sudah biasa menangani mobil-mobil F3."Mobil A1 itu hampir sama dengan mobil F3. Nah, mekanik yang di belakang tim Swiss dan Perancis adalah mekanik-mekanik F3, jadi sangat dimaklumi kenapa mereka mendominasi. Tapi saya yakin dominasi Swiss dan Perancis bisa dipatahkan," tandas Ananda. Foto: Ananda mengharapkan hujan akan turun (detiksport/erika) (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads