Pembalap Menyayangkan

A1GP Indonesia Diundur

Pembalap Menyayangkan

- Sport
Jumat, 06 Jan 2006 21:11 WIB
Jakarta - Meskipun tidak sampai dibatalkan, namun Ananda Mikola tetap merasakan dampak dari penundaan agenda A1GP Indonesia. Menurutnya, beberapa pemain lain juga merasakan hal serupa."Pengaruh pasti ada lah. Sebelumnya saya membayangkan banyaknya penonton yang akan mendatangi Sentul. Pokoknya, batasannya lebih ke sisi adrelin," demikian dituturkan Ananda menjawab pertanyaan Detiksport di Hard Rock Cafe, Jakarta, Jumat (6/1/2006).Ditambahkan putra mantan pereli nasional Tinton Soeprapto tersebut, beberapa pembalap lain yang telah tiba di Indonesia -- sedang berlibur di Bali -- juga cukup menyayangkan perubahan jadwal ini."Kemarin saya ngobrol dengan Matthias Lauda dan Nelson Piquet Jr. di Bali, mereka bilang menyesal. Karena balapan tidak jadi sesuai jadwal, mood mereka turun lagi," tambahnya.A1GP Indonesia yang semula diagendakan digelar di sirkuit Sentul pada 15 Januari mendatang diundur menjadi 12 Februari, menyusul wafatnya paman pencetus sekaligus presiden A1GP Sheikh Maktoum Hasher Maktoum Al Maktoum, yakni Emir Dubai Sheikh Maktoum bin Rashid Al Maktoum tiga hari lalu.Karena diundur, mobil-mobil yang telah nongkrong di Sentul selama satu minggu harus dibongkar lagi untuk dikirim ke Durban, Afrika Selatan, tempat seri berikutnya pada 29 Januari. Para pembalap yang sedang di Bali pun langsung bertolak ke negara tersebut.Meski penundaan ini memberi dampak psikologis, namun Ananda memakluminya dan tidak mau konsentrasinya terganggu. "Yang lain pun menaruh respek dengan keadaan ini." Mengenai balapan di Afsel nanti, yang treknya memakai jalan raya, Ananda mengaku tidak memasang target muluk-muluk. "Seperti selalu saya katakan, tujuan saya adalah agar mendapat poin," jawabnya."Kemarin di Dubai, siapa yang menyangka saya bisa finis di tempat keenam? Pokoknya, sebisa mungkin saya mencoba masuk 10 besar," tukas pembalap berusia (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads