detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 13 Nov 2020 02:10 WIB

Diramaikan Doni Tata, DuraCore IERC Digelar Mulai 20 November

Muhammad Robbani - detikSport
reli IERC 2020 akan dimulai pada 20 November mendatang. Foto: ist.
Jakarta -

Tahun kedua DuraCore IERC 2020 akan digelar pada 20-22 November 2020. Eks pebalap Moto2 Doni Tata Pradita akan ikut ambil bagian.

DuraCore IERC (Indonesia Enduro Rally Championship) merupakan kejuaraan balap ketahanan rally ini mengambil rute yang bermula dari Gunung Kelud, Kediri menuju Bromo-Arjuno, Malang. Adapun total pesertanya adalah 50 tim nasional dan 50 individu.

Doni Tata adalah salah satu profil besar yang akan ikut meramaikan. Selain Doni Tata, ada juga Adies (Malang), Kadex Ramayadi (Bali), dan Rudi Poa (Jakarta).

Sementara beberapa Tim Nasional yang berlaga di antaranya Tim Gudang Garam, Tim Djava Adventure, Tim Buaya Indonesia, Tim Masterlang Indonesia, hingga Tim Honda CRF.

"Ini tahun kedua event IERC, sebelumnya di tahun 2019 juga telah dilangsungkan event ini dengan start dari Banyuwangi ke Gunung Bromo selama 3 hari," kata Ketua Pelaksana Edi Kampang dalam rilisnya.

"Duracore IERC 2020 adalah event bergengsi skala nasional pertama yang menggunakan teknologi GPS sebagai panduan jalur bagi para rider," ujarnya menambahkan.

Dijelaskannya lagi para rider tidak mengetahui jalur trail mana yang akan dilewati selama berlaga. Artinya event ini menyediakan tantangan menarik buat para pesertanya yang menjadi daya tariknya.

Hadiah yang disiapkan panitia tak cuma disiapkan buat peserta, namun juga penonton. Di antaranya ada 3 motor trail Special Engine SND senilai 225jt, 100 helm Duracore-JPX, serta ratusan pernak-pernik.

Peserta dituntut harus kompak dan saling bekerjasama untuk mendapatkan poin terbaik. Event ini akan disiarkan live melalui YouTube Duracore IERC. Pemenang harian juga akan diumumkan setiap hari pukul 21.00 malam, WIB, selama tanggal 20-22 Nov 2020.

"Ajang ini penuh kejutan, karena map yang ada dalam GPS baru diberikan kepada para pembalap H-1 sebelum berlaga," tutur Edi Kampang menjelaskan.

"Sehingga para rider akan menemui banyak kejutan-kejutan selama berlaga. Berbagai rintangan mulai dari hutan, sungai dan gunung siap menyambut para rider," ucapnya mengakhiri.



Simak Video "Trabas Gunung Sumbing, Doni Tata Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com